PSIM Yogyakarta
Bermain Tanpa Suporter, PSIM Ditahan Imbang PSBS
Laskar Mataram terlihat kesulitan menembus sepertiga akhir pertahanan Laskar Napi Bongkar yang tampil disiplin.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Tertinggal satu gol, anak asuh Bona Simanjuntak berusaha meningkatkan intensitas serangan.
Namun, meski beberapa peluang tercipta, hingga turun minum, keunggulan satu gol tim tamu tetap tak berubah.
Memasuki babak ke dua, Laskar Mataram langsung menggebrak.
Alhasil, pada menit 55, PSIM mampu menyamakan kedudukan.
Sundulan Ismail Harus berhasil memecah kebuntuan, memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan Hendrico.
Dua menit kemudian, PSIM sejatinya berpeluang besar membalikkan keadaan, setelah wasit memberi hadiah penalty, akibat handsball seorang pemain belakang PSBS di kotak terlarang.
Namun, sangat disayangkan, eksekusi Hendika Arga hanya menerpa tiang.
Jelang berkahirnya laga, PSBS dipaksa bermain 10 orang.
Baca: PSIM Yogyakarta Gagal Berikan Kado Ultah, Brajamusti : Kita Berharap Prestasi Signifikan
Kiper Laskar Napi Bongkar, Yusak Samuel diganjar kartu merah oleh sang pengadil, setelah melakukan pelanggaran keras terhadap striker pengganti PSIM, Hasan Basri di mulut kota penalty.
Akan tetapi, keunggulan jumlah pemain di lima menit masa injury time, gagal dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah.
Praktis, hingga wasit meniupakan peluti panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor imbang 1-1 tetap tak berubah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tanpa-dukungan-suporter-pelatih-psim-sangat-berpengaruh-pada-mental-tim_20180905_182747.jpg)