Internasional

Inilah Pesawat Terbesar di Dunia, Rentang Sayapnya Mencapai 84 Meter

Dalam kekacauan yang terjadi, pembangunan pesawat masih berlanjut, tetapi akhirnya dihentikan pada tahun 1994.

Tayang:
Editor: Ari Nugroho
Avionale via Kompas.com
Antonov A-225 lepas landas dari Perth, Australia, Selasa (17/5/2016) pagi. 

Di dalam hanggar, masih tersisa beberapa badan pesawat dan sayap yang belum terpasang.

Sepanjang lorong bangunan hanya terlihat rangkaian mesin dan komponen pesawat.

Baca: Booming Online Shop, ATR Akhirnya Produksi Pesawat Kargo

Awal pembangunan

Awal mula pembangunan Antonov An-225 dimulai sejak dekade 1960 hingga 1970-an saat Uni Soviet terlibat kompetisi luar angkasa dengan Amerika Serikat.

An-225 kedua rencananya akan memiliki lebar sayap terbesar yakni 84 meter.

Namun sayang, pembangunan pesawat terhenti.

Pada tahun 1991, Uni Soviet runtuh begitu pula dengan program luar angkasanya.

Dalam kekacauan yang terjadi, pembangunan pesawat masih berlanjut, tetapi akhirnya dihentikan pada tahun 1994.

Pesawat An-225 kedua tersebut kini menghuni sebuah gudang di Kota Kiev, tepatnya berada di antara kota Nyvky dan stasiun kereta Sviatoshyn.

Hingga kini, Mriya merupakan pesawat terbesar yang penah dibuat.

Pesawat ini mampu membawa beban maksimum hingga 250 ton.

Besarnya ukuran yang dimiliki, membuat pesawat ini memegang 240 rekor sekaligus, termasuk sebagai transportasi kargo terberat.

Bahkan karena ukurannya, pilot yang akan menerbangkan pesawat ini harus melalui pelatihan khusus terlebih dahulu.

Baca: Pesawat Antonov Milik Rusia Jatuh, Semua Penumpang dan Kru Pesawat Dinyatakan Tewas

Proses rekonstruksi

Meski konstruksinya pernah terhenti, rencana pengembangan pesawat An-225 kedua dimulai kembali.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved