Lifestyle
Sesi Olahraga Singkat Bisa Memperbaiki Mood
Olahraga juga membuat kita lelah, yang pada akhirnya membuat kita tidur lebih nyenyak dan hidup pun lebih teratur.
TRIBUNJOGJA.COM - Faktor utama yang bisa bikin hari jadi berantakan adalah mood yang buruk.
Ceriakan kembali suasana hati dengan melakukan aktivitas fisik.
Olahraga ringan dapat meningkatkan produksi endorfin yang mampu membuat suasana hati membaik.
Dan manfaatnya sudah bisa kita raih walau intensitas olahraganya sedang, bahkan ringan.
Sekedar jalan-jalan di sekitar kompleks rumah atau membersihkan rumah, sudah efektif meningkatkan suasana hati.
Hal itu disimpulkan dari penelitian yang dilakukan dengan menganalisis data survei tahun 2011, 2013, dan 2015 dari Pusat Pengendalian Penyakit Menular AS.
Survei itu menilai kebiasaan olahraga dan perasaan sejahtera lebih dari satu juta orang dewasa di AS.
Dalam satu bulan rata-rata orang mengalami memburuknya perasaan selama 3 hari.
Namun, ketika aktif bergerak, meski hanya sekedar membersihkan rumah atau jalan-jalan di sekitar taman dapat mengurangi risiko memburuknya kondisi mental sebesar 43 persen.
Secara rinci, mereka yang berolahraga selama 30- 60 menit dalam tiga hingga lima hari seminggu, mendapatkan peningkatan kesejahteraan yang paling maksimal.
Baca: Performa dalam Olahraga Bisa Ditunjang Konsumsi Garam
"Tidak semua orang harus melakukan olahraga lari atau maraton. Sebenarnya, lari bukan olahraga yang paling efektif untuk perbaiki mood," papar ketua peneliti Adam Checkroud.
Menurutnya, olahraga seperti yoga, jalan kaki, bahkan melakukan pekerjaan rumah tangga memiliki manfaat daripada sekedar berdiam diri.
Fisik dan psikis
Pada tingkat fisiologis olahraga akan merangsang dikeluarkanya hormon-hormon penentu suasana hati.
Olahraga juga membuat kita lelah, yang pada akhirnya membuat kita tidur lebih nyenyak dan hidup pun lebih teratur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dampak-buruk-terlalu-banyak-olahraga-bagi-kesehatan-mental_20180814_225834.jpg)