Yogyakarta

KLKH Minta Perusahaan Komitmen Pengelolaan Limbah B3

KLKH Minta Perusahaan Komitmen Pengelolaan Limbah Beracun dan Berbahaya.

KLKH Minta Perusahaan Komitmen Pengelolaan Limbah B3
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawetri
Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah B3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati saat membuka sosialisasi 'Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) untuk mendukung penerapan Online Single Submission (OSS) Dalam Rangka Memajukan Pengelolaan Limbah B3 Menjadi Sumber Daya Alam' 

TRIBUNJOGJA.COM - Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar workshop perizinan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Workshop tersebut dilakukan untuk mendukung penerapan Online Single Submission (OSS), sesaui dengan PP No 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik.

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati mengatakan OSS dilakukan untuk menyederhanakan proses perizinan.

Ada sekitar 163 izin yang diajukan untuk tahun 2018, sementara izin untuk 2018 tercatat ada 78. Izin berkaitan dengan izin pemanfaatan limbah, izin mengumpulkan limbah, izin pengelolaan limbah, dan izin dumping.

Baca: 633 Pendidik Paud di Kota Yogya Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja

"Dulu kalau mau bikin izin ribet karena harus melewati beberapa meja. tetapi dengan OSS bisa lebih singkat proses perizinannya. Izin semakin mudah, dibarengin dengan sosialisasi peraturan pengelolaan limbah B3. Supaya tidak ada kesalahpahaman antara pemerintah dengan perusahaan," katanya saat ditemui awak media di Hotel Tentram Yogyakarta, Senin (27/8/2018).

Meski proses perizinan dipermudah, Rosa meminta perusahaan yang menghasilkan limbah B3 untuk memikirkan cara untuk pengurangan dan pemanfaatan, bukan langsung pada pembuangan.

"Pengelolaan limbah B3 penting, karena resiko yang ditimbulkan limbah B3 sangat besar. Makanya kami minta perusahaan jangan buru-buru langsung membuang, tetapi pikirkan cara untuk pengurangan dan pemanfaatannya,"ujarnya. (tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved