TRIBUN JOGJA FOTO

BERITA FOTO : Mengenang Dangdut Purawisata

Lantunan musik dangdut yang dimainkan Orkes Melayu Latanza menggema di areal Purawisata, Jalan Brigjend Katamso, Yogyakarta, Senin (29/03/2013).

BERITA FOTO : Mengenang Dangdut Purawisata
TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy

TRIBUNJOGJA.COM - Lantunan musik dangdut yang dimainkan Orkes Melayu Latanza menggema di areal Purawisata, Jalan Brigjend Katamso, Yogyakarta, Senin (29/03/2013). Ratusan penonton yang didominasi kaum adam pun asyik berjoget di depan panggung pertunjukan. Warna-warni lampu panggung yang bersinar menambah kemeriahan pentas terakhir dangdut Purawisata malam itu.

(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Dua puluh empat tahun sudah Purawisata menjadi tempat menghibur para penikmat musik dangdut di Yogyakarta. Namun pentas yang digelar setiap Senin malam itu harus berakhir tepat pada hari ulang tahunnya lantaran program dangdut dihapuskan. Areal yang menjadi panggung berinteraksinya para penonton, pemusik dan penyanyi dangdut dalam waktu dekat akan berganti menjadi hotel.

(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Demi untuk mengiringi berakhirnya pentas dangdut Purawisata malam itu, seluruh personel Orkes Melayu Latanza mengenakan pakaian warna hitam. Para penyanyi dangdut pun tampil dengan pakaian yang lebih tertutup untuk menghormati malam bersejarah tersebut. Meskipun begitu, pentas terkhir tetap disuguhkan dengan kualitas terbaik oleh mereka.

(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)
(TRIBUNJOGJA/Bramasto Adhy)

Legenda pentas musik Purawisata telah berakhir. Meninggalkan sejuta kenangan bagi para penggemar musik dangdut di Yogyakarta.

Penulis: bad
Editor: bad
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved