Sains

Radiasi Bom Atom Hiroshima Masih Tersisa di Kemeja Ini Setelah 73 Tahun

Diperkirakan hujan hitam dan dampak radioaktifnya mempengaruhi seluruh area kota, tidak hanya di pusat kota Hiroshima saja.

Editor: Ari Nugroho
Alliance.dpa
Pada 6 Agustus 1945 jam 08.16 waktu Jepang, sebuah bom atom meledak pada titik 580 meter di atas pusat kota Hiroshima. Sekitar 80 persen wilayah kota hancur. Ledakan membentuk cendawan bom atom. 

Salah satunya adalah milik Kubota.

Selain baju milik Kubota, sejumlah kecil cesium-137 juga ditemukan pada seragam sekolah pelaut, kemeja yang terbakar, dan cawat.

Baca: Tulang Rahang Manusia Ini Berhasil Mengungkap Betapa Ngerinya Radiasi Bom Atom Hiroshima

Barang-barang itu diyakini terkena hujan hitam di Naka Ward dan Nishi ward.

Diperkirakan hujan hitam dan dampak radioaktifnya mempengaruhi seluruh area kota, tidak hanya di pusat kota Hiroshima saja.

Meski begitu, sejauh mana jangkauannya dan apa dampak pada manusia masih diperdebatkan.

Shizuma kemudian melaporkan temuannya dari tes radiasi ke kelompok studi yang berfokus pada artefak A-dibom di Hiroshima Peace Memorial Museum.

Dia juga membagikan hasilnya dalam sebuah artikel di jurnal grup.

"Saya ingin mengungkap fakta-fakta yang belum diklarifikasi, sebanyak mungkin," kata Shizuma dirangkum dari Japan Times, Senin (06/08/2018).(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sudah 73 Tahun, Radiasi Bom Atom Hiroshima Masih Tersisa di Kemeja Ini", https://sains.kompas.com/read/2018/08/06/193300123/sudah-73-tahun-radiasi-bom-atom-hiroshima-masih-tersisa-di-kemeja-ini.
Penulis : Resa Eka Ayu Sartika
Editor : Resa Eka Ayu Sartika

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved