Internasional

Militer China Buka Opsi Bantu Pasukan Suriah Rebut Idlib

Militer China Buka Opsi Bantu Pasukan Suriah Rebut Idlib yang Banyak Dihuni Kelompok Jihadis.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
NET
Tentara Suriah 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah China kemungkinan akan membuka opsi krusial membantu militer Suriah merebut Provinsi Idlib.

Ini berarti akan melibatkan kekuatan tempur Tiongkok dalam peperangan melawan pemberontak.

Kabar ini diwartakan Sputniknews mengutip berita yang disiarkan koran Al Watan, Jumat (3/8/2018).

Sikap terbaru China ini diungkapkan Duta Besar China untuk Suriah, Qi Qianjin. Perubahan sikap China ini sangat menarik.

Selama ini Beijing hanya memberi dukungan politik dan bantuan kemanusiaan kepada pemerintahan Presiden Bashar Assad, yang hendak dijatuhkan pemberontak dukungan kekuatan asing.

China juga menyampaikan komitmennya terlibat rekonstruksi Suriah pascaperang.

Namun kepada Al Watan, Dubes Qi Qianjin mengutarakan kemungkinan Beijing akan segera mengirimkan tentaranya ke Suriah.

Setelah merebut kembali Provinsi Daraa dan Al Quneitra di selatan, Damaskus sekarang berpaling ke wilayah utara.

Provinsi Idlib adalah daerah yang kini dipenuhi berbagai kelompok jihadis dan kelompok- kelompok bersenjata proksi asing.

Wilayah itu masih terkotak-kotak, sebagian dikontrol pasukan pemerintah, etnis Kurdi, dan sisanya terbagi ke tangan grup-grup bersenjata.

Idlib juga menjadi wilayah sentral tujuan repatriasi anggota kelompok-kelompok militan bersenjata di Aleppo, Douma, Daraa, Latakia, Hama, Homs, dan lain-lain, yang menolak berdamai dengan pemerintah Damaskus.

Sumber di kalangan militer Suriah menyatakan belum mendengar rencana China dalam operasi pembebasan Idlib. Namun Suriah terbuka pada siapapun yang mendukung upaya mereka memulihkan kedaulatan negara.

Atase militer China di Suriah, Wong Roy Chang kepada surat kabar Al Watan menyatakan, kerjasama antara China dan Suriah sudah berlangsung intensif.

Ditanya apakah China akan terlibat pertempuran, Wang mengatakan semua tergantung keputusan politik.

Ribuan individu militan dari suku Uighur di China, diketahui kini membangun basis di wilayah utara Suriah terutama Idlib. Mereka mempersenjatai diri, dan turut memerangi pasukan Suriah bersama ISIS dan kelompok teroris lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved