Inilah Penampakan Poseidon, Torpedo Canggih Rusia yang Belum Ada Lawannya

Doomsday Weapons, pakar menjuluki arsenal tempur terbaru yang diproduksi militer Rusia ini. Kalangan barat menamainya Poseidon

Inilah Penampakan Poseidon, Torpedo Canggih Rusia yang Belum Ada Lawannya
RT
Torpedo Poseidon Rusia 

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW - Doomsday Weapons. Begitulah sebagian pakar menjuluki arsenal tempur terbaru yang diproduksi militer Rusia ini. Kalangan barat menamainya Poseidon, untuk torpedo otonomi bertenaga nuklir ini.

Pengembangan Poseidon dinilai menggentarkan. Torpedo ini memang belum ada lawan tandingnya yang sepadan. Bertenaga nuklir, kecepatan luncur di atas rata-rata, dilengkapi sensor bawah air dan memiliki peranti penghilang jejak.

(Baca juga: China Bakal Uji Coba Rudal S-400, Si Pencegat Serangan Udara dan Pesawat Siluman)

Hulu ledaknya bisa diisi bom nuklir, yang cukup untuk menghancurkan armada kapal induk dan atau meremukkan satu kawasan kota pesisir di pantai barat AS. Poseidon ini masuk kategori Unmanned Underwater Vehicle (UUV).

(Baca juga: Sulit Ditembus! Israel Ternyata Dilindungi Kubah Besi Tak Kasat Mata)

Produksi dan pengembangan torpedo Poseidon ini diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin saat berbicara di depan anggota Majelis Federal pada 1 Maret 2018. "Kami sedang mengembangkan UUV yang mampu bergerak secara istimewa," kata Putin saat itu.

"Saya bisa katakan bisa mencapai kedalaman (laut) yang ekstrem, dengan kecepatan beberapa kali lipat dari kapal selam, mampu memotong laju semua torpedo, dan semua kapal di permukaan," lanjut Presiden Rusia yang sangat populer ini.

Torpedo Poseidon
Torpedo Poseidon (RT)

Tujuan utama pengembangan Poseidon atau dalam Rusia dinamai "Status 6" adalah menciptakan senjata yang mampu menghancurkan infrastruktur lawan yang berada di pesisir. Ledakan Poseidon di pesisir itu juga bisa memicu tsunami, yang bakal menambah rusak kawasan pesisir.

Pada 8 Desember 2016, intelijen AS telah mencium gelagat Rusia menguji sebuah senjata bawah laut bertenaga nuklir. Senjata itu diluncurkan dari kapal selam B-90 Sarov. Laporan intelijen itu masuk daftar Evaluasi Postur Nuklir AS.

(Baca juga: Tak Hanya Kembangkan Sistem Rudal S-400, Rusia Juga Kembangkan Jet Tempur Generasi Terbaru)

Detail spesifikasi Poseidon belum ada yang tahu. Indikasi awal menunjukkan torpedo itu panjangnya 19 meter, lebar 2 meter. Hulu ledaknya bisa mengangkut bom nuklir maksimal berkekuatan 100 megaton termonuklir.

Kecepatan laju Poseidon bisa mencapai 70 knot, jauh lebih cepat ketimbang kapal selam dan torpedo paling canggih yang dimiliki militer AS.

Pentagon meyakini, gerak Poseidon ini masih bisa dilacak menggunakan peranti AntiSubmarine Warfare Continous Trail Unmanned Vessel (ACTUV). Peralatan ini dipasang di pesawat intai antikapal selam yang bernama sama, Boeing P-8 Poseidon.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved