Agenda Jogja Hari Ini
Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, BNN Sleman Akan Gelar Senam Sehat Anti Narkoba
Peringati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2018, BNN Kabupaten Sleman akan menyelenggarakan kegiatan Senam Sehat Anti Narkoba.
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah
TRIBUNJOGJA.COM - Guna menggelorakan semangat untuk menolak narkoba sekaligus memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2018, BNN Kabupaten Sleman akan menyelenggarakan kegiatan “Senam Sehat Anti Narkoba".
Kegiatan yang akan diselenggarakan di Lapangan Banyuraden tersebut merupakan Program diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Nantinya, kegiatan ini akan diadakan pada hari Minggu tanggal 22 Juli 2018 dan disemarakkan melalui hiburan musik serta dimeriahkan juga dengan pembagian doorprize.
Baca: Disperindag Sleman Apresiasi Tema Tour de Merapi Jelajah Deso Milang Pasar
Kuntadi selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sleman mengungkapkan pemilihan senam, karena hal tersebut akan melibatkan keluarga.
"Kita pilih senam karena akan lebih banyak melibatkan keluarga. Kalau futsal dan sepak bola hanya diikuti orang-orang tertentu. Kebetulan tahun ini di Gamping, karena Gamping juga masuk daerah rawan 1 narkoba di wilayah Sleman," terangnya pada Tribunjogja.com, Jumat (20/7/2018).
Kegiatan ini nantinya juga akan diisi dengan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.
"Harapannya, masyarakat lebih mengetahui, memahami dan dapat menolak penyalahgunaan Narkoba sehingga masyarakat menjadi kuat, sehat, produktif, yang akhirnya dapat menurunkan angka penyalahgunaan Narkoba," katanya.
Baca: Disperindag Sleman Fokuskan Peremajaan Sejumlah Pasar Tradisional
Sri Muslimatun selaku Wakil Bupati Sleman mengatakan narkoba merupakan keprihatinan dunia yang mana akan berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan ekonomi, pencurian, yang mengancam keamanan.
"Harapannya dengan kegiatan ini maka kita akan mampu mengajak dan memberdayakan masyarakat minimal dari keluarga masing-masing. Kemudian semua akan menjadi tahu paham dan sadar dan memiliki sifat yg menolak narkoba," katanya. (*)