Breaking News:

Bisnis

Bank Pelat Merah dan BPR Masih Tahan Suku Bunga Kredit

Sejauh ini Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menaikkan tingkat bunga penjaminan (LPS Rate).

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
net
ilustrasi 

"Sensifitas nasabah BPR sangat tinggi, terutama jika ada kenaikan suku bunga kredit, itu yang mesti kami jaga," terangnya.

Saat ini, para bankir tengah menghitung efek kenaikan bunga acuan terhadap biaya dana.

Ascar yang juga Direktur PT BPR Candra Muktiartha ini bilang, pihaknya tidak langsung menaikkan suku bunga kredit.

"Yang menjadi pertimbangan antara lain seberapa besar dan cepat kenaikan biaya dana," kata Ascar.

Pertimbangan lain adalah kenaikan bunga dari bank umum.

BPR masih bisa menyiasati untuk menahan suku bunga kredit melalui peran Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) sehingga mampu mencegah dana yang keluar dari BPR.

“Setiap BPR punya strategi masing-masing. Tapi kami percaya mereka (BPR) punya siasat yang tepat,” harapnya.

Selain BPR, bank-bank BUMN agaknya masih akan menahan suku bunga kredit.

Bank BPD DIY, juga belum bergeming meski BI mengerek suku bunga acuan ke 5,25%.

“Suku bunga kredit di BPD DIY masih tetap, Meski ada kenaikan 50 bps jika dirasa masih manageable, belum akan menaikkan suku bunga,” kata Analis Divisi Perkreditan BPD DIY Arie Wibowo.

Arie mengatakan, kenaikan suku bunga kredit akan disesuaikan dengan kepentingan deposan, debitur, dan kredit.

“Nasabah kami didominasi oleh pelaku bisnis dan UMKM. Ini menjadi salah satu alasan, BPD masih kuat untuk menahan bunga kredit,” ujarnya.(tribunjogja.com)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved