Yogyakarta
Pemohon SKCK di Beberapa Polres di DIY Meningkat, Sebagian Besar untuk Keperluan Nyaleg
Namun, diakuinya terdapat perbedaan untuk SKCK yang kegunannya digunakan sebagai syarat pendaftaran caleg.
Penulis: rid | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemandangan berbeda tampak di loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Polres Sleman.
Dengan menenteng map berisi berkas dan syarat-syarat pembuatan SKCK, ratusan orang baik laki-laki dan perempuan tampak tengah berdiri untuk menunggu giliran proses pembuatan SKCK.
Bahkan, antrian tersebut mengular cukup panjang hingga ke luar loket tersebut.
Kasubbag Humas Polres Sleman, AKP Haryanta mengatakan, bahwa setelah perayaan hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, terdapat peningkatan pemohon SKCK yang cukup signifikan.
Menurutnya, selain untuk keperluan untuk melamar pekerjaan, pihaknya mencatat ratusan orang mengajukan permohonan SKCK untuk keperluan mendaftar sebagai calon legislatif (Caleg).
Baca: Begini Caranya Mengurus SKCK
"Biasanya tiap hari 30 sampai 50 pemohon, tapi setelah hari raya meningkat hingga ratusan pemohon setiap harinya. Peningkatan juga karena berbarengan pendaftaran TNI AU, TNI AL dan orang yang daftar jadi caleg. Kalau untuk yang buat SKCK untuk nyaleg ada sekitar 300 pemohon," katanya, Jumat (6/7/2018).
Menurutnya, untuk syarat-syarat pembuatan SKCK, khususnya antara pemohon yang mengajukan untuk keperluan melamar pekerjaan dan pendaftaran caleg tidak ada perbedaannya.
Namun, diakuinya terdapat perbedaan untuk SKCK yang kegunannya digunakan sebagai syarat pendaftaran caleg.
"Bedanya kalau SKCK untuk caleg tidak serta merta langsung jadi, tapi harus diteliti dulu berkasnya sama pak Kapolres. Bisa sehari, dua hari bahkan tiga hari, karena kan pengajuan dulu baru diteliti," ucapnya.
Ditambahkannya, mengingat peningkatan pemohon SKCK mengalami peningkatan setiap harinya, pihaknya turut memperpanjang waktu pelayanan untuk pembuatan SKCK.
Khususnya yang memungkinkan diselesaikan prosesnya dalam satu hari.
"Waktu untuk melayaninya juga diperpanjang, biasanya untuk pendaftaran dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang. Untuk pembuatannya akan dilayani sampai selesai, bisa sampai jam 8 dan 9 malam, itu untuk SKCK yang penyelesaiannya satu hari," katanya.
Baca: Layanan SKCK Polres Kulonprogo Sabet Penghargaan Terbaik
Peningkatan pemohon terkait pembuatan SKCK juga terjadi di Polresta Yogyakarta.
Meski demikian, dari pantauan Tribun Jogja tidak terjadi antrian mengular hingga ke luar lokat seperti di Polres Sleman.
Kaur Bin Ops (KBO) Sat Intelkam Polresta Yogyakarta, Ipda Sudiro mengungkapkan, memang untuk pemohon SKCK di Polresta Yogyakarta mengalami peningkatan setelah perayaan Lebaran.