Dusun Jemblung yang Hilang Ditelan Longsor Bukit Telagalele

Pemandangan di kawasan itu selalu membawa ingatan warga pada satu tragedi terbesar dalam sejarah masyarakat Banjarnegara.

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNjateng
Dusun Jemblung Desa Sampang, Karangkobar, Banjarnegara 

Yang tertinggal di kampung itu hanyalah kesunyian.

Tetapi, sifat tanah tetaplah tak berubah, meski tanah yang terlepas dari puncak bukit itu telah berpindah ke bawah lereng.

Gundukan longsor serupa bukit kecil yang menutup kampung itu tetap subur dan menjanjikan kesejahteraan.

Seiring berjalannya waktu, kuburan sebuah kampung itu telah ditumbuhi pepohonan maupun tanaman liar.

Proses evakuasi 2014
Proses evakuasi 2014 (TRIBUNjateng)

Ada saja warga yang berani memanfaatkan lahan bekas bencana itu untuk menyambung hidup, meski untuk mengolah tanah yang menyimpan tragedi itu mereka lebih hati-hati.

Petani menanami lahan itu dengan tanaman kayu-kayuan yang lebih kuat mengikat tanah.

"Yang menanam itu juga warga, tapi tidak jelas batas-batasnya, karena tanah milik yang asli kan sudah tertimbun," jelas Irma.

Meski demikian, warga hanya memanfaatkan lahan yang berada di bawah bukit, atau jauh dari pusat bencana. Kawasan dekat mahkota longsor dibiarkan apa adanya dan tetap tak terjamah.

Alhasil, tebing yang sebagian materialnya terlepas itu terlihat gundul, tak berubah dari kondisi semula pascalongsor.

Prasasti alam itu seakan ingin selalu bercerita tentang dusun yang hilang dalam sekejap. (Khoirul Muzakki)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved