PPDB SMP Kabupaten Sleman

Dinas Pendidikan Sleman Gandeng Telkom Sukseskan PPBD Online

Dinas Pendidikan Sleman Gandeng Telkom Sukseskan PPBD Online yang Akan Dimulai 1 Juli Mendatang.

Dinas Pendidikan Sleman Gandeng Telkom Sukseskan PPBD Online
internet
ilustrasi 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP di Sleman akan mulai dibuka pada Minggu, 1 Juli 2018.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Sri Wantini mengungkapkan seluruh SMP sudah siap untuk melaksanakan PPBD Online.

Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Telkom untuk menyukseskan pendaftaran secara online tersebut.

"Online mandiri jam 00.00. Meskipun online tapi siswa juga harus tetap datang ke sekolah di tanggal 4 untuk verifikasi dengan membawa bukti sudah daftar online. Sudah siap, kita selalu komunikasi dengan Telkom karena kita untuk RTO kerjasama dengan Telkom. Mudah-mudah bisa lancar," terangnya, Jumat(29/6/2018).

Secara keseluruhan di Sleman terdapat 112 SMP. Sedangkan untuk SMP yang sudah menggunakan sistem zonasi ada 54 SMP.

"Untuk SMP yang baru menggunakan sistem zonasi baru yang SMP negeri. Jumlahnya ada 54. Yang swasta belum menggunakan zonasi. Kalau keseluruhan ada 112. Madrasah juga ada, tapi tidak dalam naungan Disdik," ungkap Wantini.

Baca: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Perusakan Gedung PN Bantul

Di Sleman sendiri sudah 2 tahun menerapkan sistem zonasi dengan prosentasenya 90% untuk zonasi dan 10% untuk yang berada di luar Sleman.

"90% untuk zonasi, 10% untuk luar zonasi. Untuk prestasi sudah kita afirmasi dengan tambahan nilai. Jadi kita menghitungnya dengan perengkingan. Kalau siswa berprestasi mendapat tambahan nilai, ditambah kalau dia sesuai dengan zonasinya otomatis akan mendapat tambahan nilai 20," terangnya.

Dia mengatakan, untuk zonasi di Kabupaten Sleman dibagi menjadi 4 zona, yang meliputi zona Barat, Timur, Tengah dan Utara.

Bagi setiap calon siswa bisa memilih tiga pilihan sekolah, baik di dalam zona maupun di luar.

"Semisal di zona barat. Siswa yang rumahnya ada di satu zona yang meliputi Kecamatan Godean, Moyudan, Gamping, Minggir dan Sayegan bisa memilih di salah satu sekolah yang berada dalam satu zonasi. Untuk pilihan sekolah ada 3," jelasnya.

Untuk kemungkinan tidak diterimanya siswa di dalam satu zona sangatlah kecil.

"Kemungkinan diterima besar. Kan nanti kalau tidak diterima dipilihan satu, data akan langsung ditransfer ke pilihan 2. Jika dipilihan 2 tidak diterima terus ditransfer ke pilihan 3," katanya. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved