Jawa

Dua Dusun di Kabupaten Magelang Dilanda Kekeringan, Warga Kesulitan Air Bersih

Warga pun terpaksa membeli air dari pihak swasta dan mengandalkan bantuan dropping air dari pemerintah.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Warga di Dusun Sembungan, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, mengantre air bersih bantuan dari BPBD Kabupaten Magelang di bak penampungan air, Kamis (21/6/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Warga di dua dusun yakni di Dusun Wonotigo dan Dusun Sembungan di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang  mulai mengeluhkan kesulitan air bersih.

Sumber air baik dari sumur ataupun sungai sudah berangsur surut.

Warga pun terpaksa membeli air dari pihak swasta dan mengandalkan bantuan dropping air dari pemerintah.

Seorang warga Dusun Sembungan, Marji, mengatakan, kekeringan ini sudah terjadi selama sebulan terakhir.  

Sumber air berupa sumur mengalami penurunan, maupun sungai yang ada di dusun tersebut sudah berangsur surut.

Warga pun mengeluhkan kesulitan air bersih.

Baca: 62 Desa di Magelang Berpotensi Rawan Kekeringan, BPBD Lakukan Dropping Air

“Sudah sebulan terakhir ini kami mengalami kesulitan air bersih, sumur-sumur warga mulai surut. Sungai kecil yang mengalir di tengah dusun juga hanya mengalir kecil saja,” keluh Marji, Kamis (21/6/2018) saat ditemui di kediamannya.

Marji mengatakan, daerahnya memang menjadi daerah langganan kekeringan setiap musim kemarau tiba.

Kondisi ini terjadi berulang kali selama bertahun-tahun saat kemarau melanda.

Sumur milik warga mengalami penurunan permukaan air.

Debit air di sungai juga berkurang, dan hanya tinggal aliran kecil.

“Kalau sudah masuk kemarau, warga pasti akan kebingungan mencari air bersih. Sumber di mana-mana sudah kering. Sungai kecil itu hanya mengalir kecil, kalau digunakan warga tidak cukup,” ujarnya.

Baca: Begini Tanggapan Bupati Sleman Soal Kasus Kecelakaan Jip Lava Tour

Kondisi ini dikatakannya sangat menyulitkan warga setempat.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved