Sains

Ternyata, Sengatan Kalajengking Tak Selalu Beracun

Selain itu, kalajengking sebenarnya memiliki rambut yang menutupi seluruh tubuhnya namun sulit dilihat mata telanjang.

Editor: Ari Nugroho
IST
Ilustrasi Kalajengking 

TRIBUNJOGJA.COM - Banyak orang takut pada kalajengking karena sengatan dan racunnya.

Benarkah demikian?

Pada dasarnya, mitos yang selama ini berkembang tentang kalajengking tidak beralasan.

Citra negatif kalajengking terlanjur menutup informasi tentang hewan ini.

Sebuah penelitian yang dilakukan Martin Handjaba dari Stasiun Riset Gurun Gobabeb, Namibia tentang kalajengking di gurun Namibia, Afrika mengungkap fakta yang tidak banyak diketahui orang selama ini.

Menurutnya, manusia justru harus menghormati kalajengking bukan takut dan membunuhnya.

Baca: Apa Sih Keistimewaan Racun Kalajengking yang Sangat Mahal Itu?

Untuk meneliti kalajengking berukuran kecil, Martin menggunakan pinset.

Sementara saat meneliti kalajengking berukuran besar, ia harus menggunakan sarung tangan khusus untuk tetap aman bila kalajengking menyemburkan racun dan mengenai mata.

Beberapa peneliti yang pernah tersengat kalajengking mengaku sengatannya sangat menyakitkan.

Meski begitu, sebenarnya sengatan kalajengking tidak pernah mematikan.

Ini karena kalajengking menyengat tanpa menyuntikkan racun.

Menurut Martin, semburan racun adalah senjata terakhir kalajengking bila merasa sangat terancam bahaya dan agar bisa melarikan diri.

"Tergantung pada kepribadian kalajengking, apakah ia menginjeksikan racun," kata Martin.

Mengenal kalajengking dan kepribadiannya

Seperti makhluk hidup lain, Martin menyebut sifat kalajengking satu dan lainnya tidak sama.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved