Idul Fitri 1439 H

Cegah Lautan Sampah setelah Salat Ied, Panitia Membuat Penampungan Koran Bekas

Di Kotagede pengurus Muhammadiyah memiliki cara tersendiri agar sampah koran ini tidak bertebaran dan mengotori lapangan Karang.

Cegah Lautan Sampah setelah Salat Ied, Panitia Membuat Penampungan Koran Bekas
IST
Seorang pemulung memasukkan sampah koran bekas setelah salat Ied di lapangan Karang berakhir Jumat (15/6/2018) pagi. Dia menyiapkan enam karung besar untuk menampung kertas yang digunakan sebagai alas untuk jamaah melaksanakan salat Ied. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sampah berupa koran bekas menjadi salah satu pemandangan yang lazim terlihat usai salat Ied.

Namun, di Kotagede pengurus Muhammadiyah memiliki cara tersendiri agar sampah koran ini tidak bertebaran dan mengotori lapangan Karang.

Dalmini, terus memasukkan sampah koran bekas usai salat Ied di lapangan Karang berakhir Jumat (15/6/2018) pagi.

Dia menyiapkan enam karung besar untuk menampung kertas yang digunakan sebagai alas untuk jamaah melaksanakan salat Ied.

Baginya, sampah yang merusak estetika ini menjadi berkah.

Baca: Begini Perjuangan Warga Bangladesh untuk Mudik

Meski, dalam setiap salat Ied hanya bisa mengumpulkan sekitar 25 kilogram kertas koran bekas, namun hal ini tidak membuatnya menyerah.

"Walaupun harga per kilogram kertas koran bekas murah, lumayan bisa bantu bersih-bersih dan dapat duit," kata warga Prenggan, Kotagede, kepada Tribun jogja.com.

Sampah koran bekas ini memang sudah diketahui khalayak sebagai biang kekotoran usai Salat Ied.

Namun, kini Dalmini terbantu untuk mengumpulkan karena panitia Salat Ied telah memasang tempat khusus yang terbuat dari poster berbentuk kotak untuk menampung koran bekas.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved