Harga daging ayam
Permintaan Meningkat, Harga Daging Ayam di DIY Alami Kenaikan
Permintaan Meningkat Jelang Idul Fitri, Harga Daging Ayam di DIY Alami Kenaikan.
Penulis: Rizki Halim | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Mendekati Idul Fitri, harga daging ayam di wilayah DIY mengalami kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), kenaikan harga ayam ini terjadi dihampir semua wilayah DIY.
Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan dari pasar.
Kepala Perwakailan Bank Indonesia DIY, Budi Hanoto menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut masih normal karena disebabkan lonjakan permintaan akan daging ayam yang bisa menyentuh hingga 100 persen pada tingkat distributor menjelang lebaran.
"Beberapa penyebab memang karena permintaan yang naik selama ramadan, namun stok tetap akan aman," jelas Budi, Kamis (7/6/2018).
Baca: Pantai Glagah Tetap Menarik bagi Wisatawan
Budi juga tidak menampik jika kenaikan harga tersebut disebabkan jumlah ketersediaan yang sempat menurun, sehngga mau tidak mau harga pasar juga menyesuaikan.
"Supply turun sedikit tapi tetap aman dan demandnya juga naik," imbuhnya.
Sementara itu, melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Trisaktiyana, Pemda DIY menjamin bahwa meski permintaan terbilang cukup tinggi, namun pendistribusian akan terus dikawal secara ketat.
Sehingga nantnya stok daging ayam akan tetap lancar baik sebelum maupun setelah lebaran.
"Kita pastikan distribusi lancar dari mulai pemotongan hingga sampai ke pedagang, kami juga sudah taken kontrak dengan distributor ayam untuk tetap melakukan distribusi selama lebaran," ujar Trisaktiyana. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/daging-ayam_20150711_233837.jpg)