Mengenal William Henry Quilliam, Orang Inggris Pertama Menganut Islam
William Henry Quilliam mempresentasikan Islam dalam cara yang sangat rasional dan menarik bagi warga pada zaman Victoria
"Ia berhasil mengajak 200 warga lokal dan 600 orang di seluruh Inggris untuk pindah agama dan ia menghabiskan banyak waktu melakukan syiar tentang Islam dan bahwa Islam bukan agama setan," kata Mohammed.
"Karena ia berhasil, banyak yang memusuhinya. Orang datang dan menyerangnya. Mereka melempar kepala babi, silet, batu. Namun, ia tetap menghadapinya," ujarnya.

Dirikan Media Islam
Serangan ini dihadapi Quilliam dengan mendirikan media pertama bagi muslim. "Ia menanggapi serangan itu di media dan memproduksi karya jurnalisme muslim pertama," tambah Mohammed.
"Ia mendorong warga muslim untuk menulis dan angkat bicara. Ia mengajukan petisi ke Ratu Victoria agar pandangannya didengar."
Tulisannya menjadi bacaan penting dan salah satu bukunya, Faith of Islam, yang memiliki tiga edisi yang diterjemahkan dalam 13 bahasa.
Buku itu sangat populer dan bahkan Ratu Victoria juga memesan buku itu untuk dirinya dan juga untuk cucu-cucunya.
Profesor agama dari Universitas Hope Liverpool, Ron Geaves, mengatakan tulisannya yang membantu mengubah pandangan publik tentang Islam.
Pemimpin Muslim Inggris
Ia mengatakan, Quilliam mencari tahu mengapa Islam tidak populer di antara publik Inggris dan mengangkatnya dalam khotbah di masjid untuk mengatasi masalah itu.
"Ia mempresentasikan Islam dalam cara yang sangat rasional dan menarik bagi warga pada zaman Victoria, yang saat itu sangat memperhatikan sisi ilmiah."
Karya Quilliam menjadikannya diangkat sebagai Sheikh ul-Islam untuk Kepulauan Inggris oleh penguasa Ottoman, Sultan Abdul Hamid II, pada 1894 dan diakui oleh Shah Persia serta Emir Afganistan sebagai pemimpin Muslim Inggris.
Namun, tingginya intoleransi agama menyebabkan Quilliam dan para pengikutnya akhirnya pindah dari Inggris ke Istanbul pada 1908.
Kemudian dia kembali lagi ke Inggris dengan nama Haroun Mustapha Leon dan menetap di Woking, sampai ia meninggal pada 1932.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/william-henry-quilliam-atau-abdullah-quilliam_20180525_004123.jpg)