Erupsi Freatik Merapi
Dampak Erupsi Merapi, Pengunjung Lava Tour Menurun Drastis
Kunjungan wisata Lava Tour Merapi mengalami penurunan drastis pascaerupsi freatik yang terjadi beberapa hari yang lalu.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM - Kunjungan wisata Lava Tour Merapi mengalami penurunan drastis pascaerupsi freatik yang terjadi beberapa hari yang lalu.
"Sejak erupsi kunjungan wisatawannya jadi berkurang drastis," ujar Sodiq (23) saat ditemui di Wisata Batu Alien, Kepuharjo, Rabu (23/05/2018).
Menurut Sodiq, sebelum terjadi erupsi, jumlah kunjungan wisata lava tour mencapai ratusan orang.
Namun sejak Merapi erupsi pada 11 Mei lalu, kunjungan wisatawan mulai mengalami penurunan cukup signifikan.
"Ini malah wisatawan saya yang pertama sejak awal puasa," ungkap Sodiq sambil menunjuk tamu yang dibawanya.
Baca: BREAKING NEWS: Merapi Siang Ini Erupsi Lagi
Wisata lava tour sendiri menurut Sodiq juga mulai membatasi lokasi yang dikunjungi sejak status Merapi dinaikan menjadi waspada.
"Maksimal sampai ke Batu Alien ini saja, kita nggak berani sampai Bungker, soalnya itu masuk radius rawan," kata Sodiq.
Sodiq berharap agar situasi Merapi kembali membaik, agar aktivitas warga bisa berjalan normal seperti biasa.
"Saya berharap wisatawan bisa ramai lagi," tutur Sodiq
Sementara itu, Dewi (57) warga Jalan Kaliurang km 6 mengaku tidak terlalu terganggu dengan status Merapi saat ini.
Meski statusnya naik menjadi waspada, dia bersama kerabatnya tetap berwisata di sekitar Kaliurang.
"Yang penting waspada saja. Lagipula Merapi kan ada siklusnya kalau mau erupsi," kata ibu rumah ini. (tribunjogja)