Nasional

Putri Gusdur pun Merasakan Mencekamnya Atmosfir Jelang Reformasi

Pada periode 1997-1999, Yenny merupakan koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age.

Putri Gusdur pun Merasakan Mencekamnya Atmosfir Jelang Reformasi
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Yenny Wahid

"Tempat itu harus disterilkan jadi waktu itu saya diacungi senjata laras panjang di kepala saya. Siapa yang mengacungi senjata, itulah bagian dari proses reformasi," ujarnya.

Adapun, yang dimaksud Yenny telah menjalani proses reformasi adalah Angkatan Bersenjata RI atau ABRI.

Kini setelah 20 tahun Reformasi, Yenny meyakini ABRI yang telah diganti menjadi TNI telah jauh berubah.

Bahkan setelah mendengarkan pidato Mayor Infantri (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara sama, ia mengaku terharu.

Baca: Peringatan Reformasi, Mbak Tutut Bagikan Foto Kenangan Masa Kecilnya Bersama Soeharto dan Bu Tien

Menurut AHY Bagi Yenny, apa yang diungkapkan oleh AHY terkait dengan reformasi di tubuh TNI, merupakan satu kalsium besar dalam peringatan 20 tahun Reformasi.

"Seperti beliau tadi bilang TNI ditarik-tarik, digoda mau diberikan panggung politik supaya kembali lagi ke politik praktis, tetapi ternyata TNI tidak mempan dengan rayuan gombal tersebut," kata Yenny.

"TNI tetap mengawal agenda reformasi dan agenda demokrasi di Indonesia. Ini pencapaian yang fenomenal dan harus kita berikan applause besar," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Anak Gus Dur Ditodong Senjata Laras Panjang Jelang Reformasi ", https://nasional.kompas.com/read/2018/05/22/07391171/cerita-anak-gus-dur-ditodong-senjata-laras-panjang-jelang-reformasi.
Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Bayu Galih

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved