Jawa
Bocoran Pendaftaran CPNS 2018 di Pemkab Magelang
Formasi paling dibutuhkan yakni tenaga pendidikan seperti guru, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, tenaga infrastruktur
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kabupaten Magelang masih kekurangan banyak Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini dikarenakan banyak ASN yang purna tugas, sementara tidak ada penerimaan untuk ASN akibat moratorium.
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Magelang, Eko Tavip Hariyanto, mengatakan, terjadi kekurangan ASN sejak moratorium diberlakukan.
Kini jumlah ASN tinggal 8.895 orang dari jumlah semula 12.500 orang.
Hal ini dikarenakan banyak ASN purna tugas.
Dari tahun 2014 sejak moratorium diberlakukan, sekitar 500 ASN pensiun per tahun tanpa ada penggantinya.
"Banyak yang purna tugas hampir sekitar 500 guru yang pensiun, hampir 2.000 sejak tahun 2014. Tahun 2016 lalu bahkan 800 ASN yang pensiun ada juga yang meninggal," kata Eko, Minggu (20/5).
Eko mengatakan, kekurangan itu paling banyak terjadi di bidang pendidikan atau guru, kesehatan, dan tenaga teknis.
Pihaknya pun mengusulkan penambahan ASN di bidang tersebut.
"Formasi paling dibutuhkan yakni tenaga pendidikan seperti guru, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, tenaga infrastruktur lulusan teknik, psikologi, dan ada juga tenaga administrasi nanti," kata Eko.
Lanjut Eko, Pihaknya sudah mengajukan jumlah formasi yang dibutuhkan.
Kini tengah dilakukan pembahasan terkait jumlah formasi pasti yang akan diberikan kepada 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
"Sebanyak 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, kemarin di semarang tengah membahas jumlah formasi yg dibutuhkan dan digali berapa, Nanti Menpan yang mengumumkan.," katanya.
Formasi CPNS ini direncanakan dibuka setelah lebaran, Juni 2018 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cpns-2018_20180520_122033.jpg)