Sleman

Perkembangan Ekonomi Sleman Alami Peningkatan

Sementara itu, berdasarkan data penduduk akhir tahun, angka kemiskinan turun menjadi 1,12% dari tahun 2016 sebesar 10,60% menjadi 9,48%

Tayang:
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Bupati, Wakil Bupati, Forkompinda, Kepala Dinas dan Instansi melakukan silaturahmi dengan Mantan Bupati dan Wakil Bupati era sebelumnya di kediaman Mantan Bupati Samirin, Ngentak, Caturtunggal, Depok pada Senin (7/5/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja – Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Secara makro, perkembangan ekonomi di Sleman menunjukan peningkatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Purnomo, selaku Bupati Sleman pada kesempatan temu kangen Mantan Bupati dan Wakil Bupati Purna Bhakti Praja pada Rabu, (9/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa angka pertumbuhan ekonomi di Sleman pada tahun 2017 yang ditunjukan oleh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sleman menurut harga berlaku mencapai 40,366 triliun, sedangkan menurut harga konstan sebesar Rp. 31,519 triliun.

“Di tahun 2016, menurut data BPS angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman sebesar 5,25% sedangkan data pada tahun 2017 BPS belum mempublishnya,” terangnya.

Baca: Investasi di Sleman Meningkat

Dia juga mengatakan, kemajuan ekonomi masyarakat semakin merata yang bisa dilihat dari indeks gini sebesar 0,390, dimana pemerataan pendapatan masyarakat tersebut lebih baik dibandingkan dengan indeks gini DIY sebesar 0,430 dan indeks gini nasional mecapai 0,393.

“Pertumbuhan dan pemerataan ekonomi meningkat hal tersebut dikarenakan pembangunan sarana dan prasarana perekonomian, pembinaan usaha, pembiayaan dana penguatan modal bagi UKM, penempatan kerja, kemudahan pelayananan ijin usaha dan sebagainya,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data penduduk akhir tahun, angka kemiskinan turun menjadi 1,12% dari tahun 2016 sebesar 10,60% menjadi 9,48% di tahun 2017.

Baca: PDAM Sleman Sabet 3 Penghargaan pada Ajang TOP BUMD

Untuk KK miskin turun sebanyak 4,745 KK yang mana pada tahun 2016 berjumlah 38,873 KK di tahun 2017 menjadi 34,128 KK.

“Meskipun secara umum pembangunan di Sleman semakin baik, namun saya menyadari masih banyak yang harus dibenahi dan makin berat tantangan yang harus dihadapi,” ungkap Bupati. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved