DIY

Alumni FMIPA UNY Kreasikan Batik Tema Pendidikan

Melalui Smart Batik Indonesia, Ihsan sudah kesekian kalinya berkontribusi untuk menumbuhkan kecintaan batik ke masyarakat.

Alumni FMIPA UNY Kreasikan Batik Tema Pendidikan
istimewa
Ihsan memamerkan batik buatannya yang bertemakan pendidikan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai bentuk memperingati Hari Pendidikan Nasional, Alumni Jurusan Pendidikan Kimia UNY 2016, Miftahudin Nur Ihsan membuat batik bertema pendidikan.

Melalui Smart Batik Indonesia, Ihsan sudah kesekian kalinya berkontribusi untuk menumbuhkan kecintaan batik ke masyarakat.

Dijelaskan Ihsan, dalam karyanya kali ini, ia membuat empat batik dengan empat gambar utama.

Gambar pertama adalah tokoh pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara.

Gambar Bapak Pendidikan Nasional tersebut dibentuk dari susunan kaligrafi aksara Jawa yang berbunyi Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangunkarsa, dan Tut Wuri Handayani.

Semboyan ini yang digelorakan bapak pendidikan ini yang berarti "Di depan menjadi panutan, di tengah menjadi penyeimbang, dan di belakang memberikan dorongan"

"Tulisan ini diangkat kembali untuk mengingatkan tugas utama pendidik adalah mendidik, sehingga pendidik harus terus belajar dan meningkatkan profesionalismenya," ujarnya.

Namun demikian, ia juga menilai bahwa kalimat tersebut bukan hanya dapat diterapkan di dunia pendidikan, melainkan juga dapat diterapkan disemua bidang kehidupan.

Dilanjutkannya, gambar ke dua adalah gambar buku sebagai sebuah simbol dalam dunia pendidikan.

Dengan batik bergambar buku ini, ia berharap agar setiap manusia senantiasa membaca dan belajar di setiap kesempatan.

Halaman
12
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved