Lihat Apa yang Ditemukan Peneliti dalam Perut Mumi Berusia 2000 Tahun Ini

Mumi berusia 2000 tahun ini diklaim sebagai mumi paling awet di dunia. Ia masih memiliki rambut halus, kulit lembut bahkan ligamen

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Mumi Xin Zhui yang kini ditempatkan di kotak kaca. Kini, mumi itu perlahan-lahan mengalami kerusakan akibat reaksi oksidasi setelah mumi ini diangkat dari makam kuno 

Berbagai macam penyakit tambahan juga ditemukan di seluruh tubuh Xin Zhui, termasuk batu empedu, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan penyakit hati.

Saat memeriksa tubuhnya, ahli patologi bahkan menemukan 138 biji melon yang tidak dicerna di perut dan ususnya. Karena benih seperti itu biasanya membutuhkan waktu satu jam untuk dicerna.

Peneliti berasumsi bahwa buah melon merupakan makanan terakhir Xin Zhui yang dimakan beberapa menit sebelum serangan jantung membunuhnya.

Jadi bagaimana mumi ini bisa awet dalam kondisi utuh sempurna?

Peneliti menyebutkan ini merupakan hasil dari konstruksi makam kedap udara.

Lorongnya berada 40 kaki di bawah tanah. Dan jasad Xin Zhui ditempatkan dalam kotak dan jasadnya dibungkus dua puluh lapisan kain sutra.

Di sekitar peti juga ditemukan bekas magnesium.

Serta ada lapisan tebal mengandung arang yang menyerap kelembapan. Itu berfungsi untuk menjaga oksigen dan bakteri yang bisa memicu pembusukan.

Bagian atas lorong itu kemudian ditutup dengan tambahan tiga kaki tanah liat, untuk mencegah air menembus struktur.

Sayangnya, mumi Xin Zhui itu kini perlahan-lahan rusak akibat proses oksidasi setelah diangkat dari makamnya.

Sehingga kondisi muminya sekarang, tak menggambarkan kondisi pada saat pertama kali ditemukan. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved