DIY

Peringatan Isra' Mi'raj, Prajurit Korem 072/Pamungkas Diharapkan Tingkatkan Kedisiplinan Beribadah

Berkenaan dengan peringatan tersebut, baik prajurit dan PNS Korem diharapkan memaknai peringatan ini sebagai pelecut meningkatkan kedisiplinan

Peringatan Isra' Mi'raj, Prajurit Korem 072/Pamungkas Diharapkan Tingkatkan Kedisiplinan Beribadah
IST
Suasana peringatan Isra' Mi'raj yang digelar Korem 072/Pamungkas Yogyakarta. (Foto : Dok. Penerangan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Korem 072/Pamungkas Yogyakarta menggelar pengajian dakam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 di Ruang Serbaguna Makorem 072/Pamungkas kemarin Rabu (18/4/2018).

Adapun tema yang diambil dalam peringatan itu ialah 'Jadikan Hikmah Peringatan Isra’ Mi’raj sebagai Sarana Pemantapan Iman dan Taqwa Prajurit dan PNS TNI AD yang Berjiwa Kasatria, Militan, Loyal, Modern dan Manunggal dengan Rakyat'.

Berkenaan dengan peringatan tersebut, baik prajurit dan PNS Korem diharapkan memaknai peringatan ini sebagai pelecut dalam meningkatkan kedisiplinan khususnya beribadah, sehingga berdampak pada kedisiplinan dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Membacakan sambutan Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI M. Zamroni, Kasiren 072/Pamungkas, Kolonel Inf. Andiek Prasetyo Awibowo SIP MSI mengatakan, bahwa peringatan Isra' Mi'raj bukan hanya sekedar untuk memenuhi tradisi keagamaan semata.

Menurutnya peringatan tersebut lebih kepada bagaimana untuk meningkatkan kemampuan dalam menggali hikmah yang terkandung di dalamnya.

Sehingga makna dan esensi yang terdapat dalam peringatan hari besar keagamaan seperti ini dapat kita implementasikan dalam berbagai dimensi kehidupan.

Baca: Buronan Pemalsu Dokumen Tanah TNI AD Ditangkap Tim Intel Korem 072/Pamungkas Yogyakarta

"Peristiwa Isra' Mi'raj selalu kita peringati setiap tahun dan merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Serta kedepannya dapat menjadi motivasi dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara," katanya.

Sementara itu, dalam ceramah yang disampaikan Ustadz H Sutarjo SAg MA menyampaikan, apabila peringatan Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad Rasulullah SAW dalam menghadap Allah SWT untuk menerima perintah melaksanakan shalat lima waktu.

Di mana hal itu digunakan sebagai benteng utama yang membimbing manusia menuju kemuliaan serta menghindarkan diri dari perbuatan keji dan munkar.

Ditambahkan oleh Kepala penerangan Korem 072/Pamungkas Yogyakarta, Mayor Caj. Syamsul Ma'arif bahwa Nabi Muhammad SAW ketika di Isra' Mi'rajkan oleh Allah SWT mendapatkan suatu hal berupa ibadah salat yang selama ini wajib dikerjakan oleh umat Islam, termasuk prajurit dan PNS Korem 072/Pamungkas yang memeluk agama Islam.

"Seberapa rajinnya prajurit dalam menunaikan ibadah salat menunjukkan pula kedisiplinan prajurit. Karena kedisiplinan merupakan modal dasar dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved