RSUD Sleman Resmikan Ruang VVIP Kelas Hotel Bintang Lima

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman meresmikan Ruang Inap VVIP dan VIP di Gedung Cempaka lantai 4.

Tayang:
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Bupati Sleman, Sri Purnomo tengah melihat-lihat ruangan baru VVIP dan VIP di RSUD Sleman, Senin (2/4/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai bukti nyata atas misi menyelenggarakan layanan yang berkualitas dan terjangkau, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman meresmikan Ruang Inap VVIP dan VIP di Gedung Cempaka lantai 4.

Peresmian yang dibuka langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo pada Senin (2/4/2018) ini, terdiri dari 3 ruang VVIP, dan 6 ruang VIP.

Dalam sambutannya, Sri Purnomo mengatakan jika selain diresmikan, kedua ruang ini juga harus dipromosikan agar masyarakat tertarik untuk berobat ke RSUD Sleman.

“Kalau kita punya sesuatu jangan diam-diam, justru kita harus promosi. Saya pun kalau merasa tidak enak badan diceknya ke RSUD,” terangnya.

Dengan diresmikannya kedua ruang ini, Sri Purnomo berharap bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Selamat dan sukses, mudah-mudahan ini menjadi rumah sakit yang diperhitungkan serta menjadi tujuan pertama bagi yang mau berobat,” ungkapnya.

Direktur RSUD Sleman, Joko Hastaryo menjelaskan bahwa peresmian ruang inap VVIP dan VIP sebenarnya adalah pergantian dari ruang VIP yang sebelumnya telah ada.

“Karena tuntutan kebutuhan masyarakat khususnya peserta jaminan BPJS yang menghendaki satu orang satu kamar tidur. Oleh karenanya, yang tadinya ruang VIP, kita jadikan kelas satu. Yang dalam satu ruang ada dua kamar, kita jadikan kelas dua,” terangnya.

Mengenai fasilitas yang terdapat di ruang VVIP, Joko mengungkapkan selain ruangan yang luas, juga terdapat satu tempat tidur, ruang tamu, lemari es, tv, kamar mandi dan dapur.

“Ya kalau ibarat hotel, sama dengan kamarnya hotel bintang lima. Nantinya peserta BPSJ juga bisa menikmati layanan ini, dengan tambahan biaya yang bervariasi, tergantung kasus,” ungkapnya.

Mengenai ketersediaan kamar di RSUD Sleman, Joko menerangkan selama ini kebutuhan kamar pasien kelas tiga dengan jumlah 120 kamar tidur sudah memadahi.

Sedangkan kelas dua dan satu, kuota selalu penuh. Terkadang sampai menolak pasien dan harus menaikan kelasnya.

“Kadang-kadang menolak pasien sehingga menaikan kelas. Oleh karenanya kita sediakan kelas dua dan kelas satu cukup. VIP kita tambahkan,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya kedua ruangan ini, diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan fasilitas kepada pasien yang berkemampuan lebih. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved