Lipsus Penonaktifkan PTS di Yogya

Dinonaktifkan, Bangunan Akademi Komunikasi Yogyakarta Terbengkalai

Pepohonan rindang, rerumputan liar yang meninggi adalah halaman kampus yang bangunannya menjorok dari jalan utama ini.

Tayang:
Penulis: sis | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hening Wasisto
Kondisi gedung Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY) yang beralamat di Jalan Babarsari, Glendongan, Tambakbayan, Depok, Sleman, Rabu (28/3/2018). Kurang lebih selama 6 tahun terakhir bangunan ini ditinggalkan penghuninya, tak ada lagi hiruk pikuk kehidupan perkuliahan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kondisi Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY) termasuk satu dari tiga PTS yang dinonaktifkan.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, sudah lebih dari enam tahun kampus yang terletak di Jalan Babarsari, Glendongan, Tambakbayan, Depok, Sleman ini ditinggalkan penghuninya.

Tak ada lagi aktivitas belajar mengajar di kampus ini.

Berdasarkan pantauan di lokasi, yang ada hanyalah bangunan tua terbengkalai.

Pepohonan rindang, rerumputan liar yang meninggi adalah halaman kampus yang bangunannya menjorok dari jalan utama ini.

Sejuk dan meneduhkan.

Di ruang utamanya terdapat sebuah spanduk bertuliskan "Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Komunikasi Yogyakarta" yang tergantung.

Dari spanduk tersebut diketahui sejumlah jurusan yang ditawarkan di kampus ini, di antaranya Jurnalistik, Konsentrasi, Jurnalistik Broadcasting, Wartawan, Media Cetak, Animasi, serta Media Tekhnologi Informasi.

Menuju ke lantai dua gambaran tak terurusnya kampus ini semakin jelas.

Jajaran eternit yang jebol menjadi langit-langit bangunan ini.

Belum lagi jendela di setiap ruangan yang dibiarkan terbuka dan ditumbuhi sarang laba-laba menegaskan betapa memprihatinkannya bangunan kampus ini.

Warga sekitar yang tinggal di dekat kampus ini bahkan tak mengetahui kemana para pengurus dan mahasiswa kampus ini.

Supriyanto, seorang warga yang tinggal berdekatan dengan kampus tersebut mengungkapkan, kampus ini terakhir digunakan untuk belajar mengajar pada tahun 2010 silam.

Waktu itu, masih banyak dosen, mahasiswa yang hilir mudik di kampus ini.

Bahkan, kata dia, hingga senja menjelang kampus ini masih menampakkan aktivitasnya.

"Dulu sih memang dipakai kuliah sampai sore. Tapi sekarang nggak tahu pindah ke mana. Hanya, kalau sore hari ada yang latihan silat di halamannya," kata Supriyanto kepada Tribunjogja.com, Rabu (28/3/2018) siang.

Sepengetahuan Supriyanto, ada sejumlah pihak yang hendak menggunakan bangunan tersebut, satu di antaranya sekolah yang lokasinya tak jauh dari gedung AKY.

"Dengar-dengar mau disewa buat sekolah lagi. Sering didatangi orang-orang juga, ada yang sekadar ngelihat dan memfoto bangunannya," jelasnya.

Supriyanto menambahkan, memang semenjak ditinggalkan penghuninya tak ada yang merawatnya.

"Ya kalau mau direhab, ya mesti semua karena kalau saya amati bangunan ini sudah rusak. Nggak layak," kata pria yang bekerja sebagai tenaga pengamanan ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved