Rusia Usir 60 Diplomat dan Tutup Kantor Konsulat AS

Hingga saat ini, tercatat ada 27 negara yang mengumumkan persona non grata (tidak menginginkan) diplomat Rusia.

Editor: Ari Nugroho
Getty Images via BBC Indonesia
Sergei Kripal (kiri) dinyatakan bersalah karena menyerahkan identitas para agen intelijen Rusia yang sedang beroperasi di Eropa kepada Dinas Intelijen Rahasia Inggris, MI6. Foto kanan: Yulia Skripal, putri Sergei Skripal. 

Setidaknya ada 151 diplomat Rusia yang dipersilakan untuk kembali ke Moskwa.

Menjadikan gelombang pengusiran kali ini sebagai yang terbesar sejak era Perang Dingin.

Negara tersebut mengikut langkah Inggris yang mengumumkan pengusiran terhadap 23 diplomat Rusia 14 Maret lalu.

Pemerintahan Perdana Menteri Theresa May melakukan tindakan itu atas kasus percobaan pembunuhan terhadap mantan agen ganda Sergei Skripal.

Skripal dan putrinya, Yulia, ditemukan tidak sadarkan diri di Salisbury pada 4 Maret.

Dari tubuh keduanya, Inggris mengklaim menemukan Novichok.

Novichok adalah racun saraf paling mematikan yang dibuat pada era Uni Soviet di dekade 1970-an.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aksi Balasan, Rusia Usir 60 Diplomat dan Tutup Kantor Konsulat AS", https://internasional.kompas.com/read/2018/03/30/08564531/aksi-balasan-rusia-usir-60-diplomat-dan-tutup-kantor-konsulat-as.
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved