UGM Gelar Rapat Terbuka Pengukuhan Guru Besar FKKMK

Tidak adanya gejala klinis awal yang jelas dalam kasus kanker ovarium menjadikannya sulit untuk dideteksi secara dini.

UGM Gelar Rapat Terbuka Pengukuhan Guru Besar FKKMK
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
UGM menggelar rapat terbuka dewan guru besar pengukuhan jabatan guru besar pada FKKMK UGM, Prof Dr dr Heru Pradjatmo MKes SpOG(K) di Balai Senat Gedung Pusat UGM, Rabu (28/3/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar rapat terbuka dewan guru besar pengukuhan jabatan guru besar pada FKKMK UGM, Prof Dr dr Heru Pradjatmo MKes SpOG(K), di Balai Senat Gedung Pusat UGM, Rabu (28/3/2018).

Pada kesempatan ini Prof Heru menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul 'Upaya Meningkatkan Kelangsungan Hidup Penderita Kanker Ovarium: Masalah dan Tantangan'.

"Judul ini sengaja saya pilih setelah cukup lama saya berkecimpung di bidang ginekologi onkologi dan menghadapi berbagai jenis kanker ginekologi, khususnya tentang permasalahan kanker ovarium," papar Prof Heru dalam sambutannya.

Metode pemeriksaan dan diagnosis awal penderita kanker ovarium masih menjadi tantangan peneliti dan dokter spesialis Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan masa depan.

Tidak adanya gejala klinis awal yang jelas dalam kasus kanker ovarium menjadikannya sulit untuk dideteksi secara dini.

Akibatnya sebesar 65-75 persen kasus kanker ovarium baru bisa didiagnosis pada stadium lanjut.

"Sudah saatnya kini, dokter spesialis Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan yang mengemban amanah sebagai ujung tombak penanganan kanker ginekologi turut berupaya lebih keras untuk meningkatkan kelangsungan hidup para penderita kanker ovarium," lanjutnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved