Kulonprogo Miliki Perpustakaan Digital

Masyarakat bisa langsung membuka iKulonprogo di playstore setelah terlebih dulu mengunduh aplikasinya.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Suasana peluncuran perpustakaan digital iKulonprogo dan pembukaan Pameran Arsip Kulonprogo di Perpustakaan Daerah, Rabu (28/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulonprogo meluncurkan perpupstakaan digital iKulonprogo, Rabu (28/3/2018).

Ratusan e-book atau buku elektronik koleksinya bisa diakses secara telepon seluler.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulonprogo, Agus Santosa mengatakan iKulonprogo bisa diakses dari mana saja dengan kemudahan teknologi.

Masyarakat bisa langsung membukanya di playstore setelah terlebih dulu mengunduh aplikasinya.

Saat ini ada 667 e-book berbagai jenis yang tersedia hasil kerjasama dengan perusahaan penyelenggara aplikasi dan bisa diakses masyarakat umum.

"Jumlahnya akan terus ditambah. Tahun ini, kami berencana melakukan pengadaan e-book untuk menambah layanan di iKulonprogo," jelas Agus seusai peluncuran iKulonprogo dan pembukaan Pameran Arsip Kulonprogo di Perpustakaan Daerah.  

Peluncuran perpustakaan digital itu menurutnya dilakukan agar masyarakat lebih familiar dan bisa mengaksesnya dari manapun dan kapanpun secara cepat.

Ini sejalan dengan upaya penngkatan layanan Dinas perpustakaan dan Kearsipan menyongsong kehadiran bandara internasional.

Masyarakat dinilai akan lebih dinamis dan membutuhkan latanan lebih lebih mudah diakses. 

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Kulonprogo, Jumanto mengatakan saat ini baru Kulonprogo saja di DIY yang memiliki perpustakaan digital setelah sebelumnya Pemerintah DIY juga lebih dulu meluncurkan konsep yang sama.

Pihaknya optimistis keberadaan perpustakaan digital ini dapat berkembang karena kecenderungan penggunaan teks elektronik di tengah masyarakat terus meningkat. 

“Kelebihan perpustakaan digital antara lain aksesnya lebih mudah dan cepat, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, menyimpan jenis data yang lebih beragam, menjamin keutuhan koleksi, dan melindungi hak cipta,” katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved