Nikmatnya Menyantap Bakso Balungan Pak Granat saat Hujan

Dagingnya pun terasa sangat empuk. Kuahnya pun terasa sangat segar, dengan rasa kaldu sapi yang ringan namun tetap gurih.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Seporsi Bakso Balungan di Bakso Balungan Pak Granat Yogyakarta. 

Baksonya, Nur Azis menambahkan, dibuat sedemikian rupa agar konsumen serasa mengunyah daging sapi.

Tidak hanya bakso, semua tambahan seperti mi, sayur, dan lain-lain dihasilkan secara mandiri oleh pemiliknya.

Tanpa perantara sama sekali.

"Sapinya sebagian kita ternak sendiri. Kita potong sendiri juga, jadi baksonya lebih banyak mengandung daging ketimbang tepung," jelas pria asal Gunungkidul ini.

Memang, saat Tribunjogja.com, mencoba baksonya, rasa daging sapi begitu kentara di lidah.

Menyatu dengan daging balungan serta kaldu dalam semangkok bakso.

Nur Azis pun menyebut bahwa semua bahan serta setiap menu sudah diuji berdasarkan standar yang sudah baku.

Maka bisa dipastikan setiap outlet memiliki rasa yang sama.

"Kita juga sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI dan dari Dinas Kesehatan," jelas Nur Azis.

Klaim terbaik di DIY pun sepertinya cukup terbukti. Menurut Azis, outlet Bakso Balungan di Jalan Suryowijayan No 28, Mantrijeron ini selalu ramai pengunjung.

Terutama saat siang hari serta menjelang maghrib.

"Kalau pas maghrib sampai isya, biasanya yang datang tidak putus-putus. Selalu penuh," ujar Nur Azis.

Sahara, perempuan asal Gamping, mengaku sering mampir ke Bakso Balungan Pak Granat.

Ia terutama sering memesan Bakso Tetelan serta Mi Ayam Ceker.

"Rasanya pas, terutama baksonya. Harganya juga sesuai," papar Sahara.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved