Mengejutkan, 'Jenglot' Mirip Alien Ini Ternyata Benar-benar Manusia!

Kerangka seukuran jenglot ini sebelumnya disebut-sebut sebagai alien, belakangan diketahui bahwa ini merupakan kerangka manusia

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
Mail Online
Kerangka berukuran kecil dengan kepala mirip alien yang ditemukan di Chile 

Baca:

Ini Kata Ahli Soal Penemuan Mumi Mirip Alien Berjari Tiga

Wanita Ini Mengaku Bagian dari Alien yang Ditakdirkan untuk Menguasai Dunia

Dwarfisme bisa diakibatkan oleh beberapa kondisi, salah satunya kondisi genetis atau karena adanya kelainan medis saat lahir.

Para peneliti memperkirakan bahwa kerangka ini itu merupakan bocah berusia antara enam hingga delapan tahun. Namun bentuknya mirip kerangka bayi prematur atau bayi yang meninggal tak lama setelah dilahirkan.

Sanchita Bhattacharya, seorang peneliti di UCSF mengatakan dia menemukan 64 varian gen dalam DNA Ata yang tampaknya cukup merusak.

Dia menemukan bahwa 10 variasi gen diantaranya terkait dengan masalah tulang termasuk 'perawakan pendek' dan '11 pasang tulang rusuk '.

Kerangka berukuran kecil dengan kepala mirip alien yang ditemukan di Chile
Kerangka berukuran kecil dengan kepala mirip alien yang ditemukan di Chile (Mail Online)

Selain kelainan formasi tulang, ia juga kemungkinan memiliki kondisi genetik yang dikenal sebagai hernia diafragma bawaan.

Ini adalah cacat lahir yang mengancam kehidupan yang umum di mana diafragma tidak berkembang dengan baik.

Garry Nolan, seorang profesor mikrobiologi dan imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, memulai melakukan penelitian ilmiah pada tahun 2012, ketika seorang temannya menelepon mengatakan dia mungkin telah menemukan 'alien'.

Dr Nolan mengatakan bahwa penelitian tentang kerangka mungkin suatu hari bermanfaat bagi pasien.

'Mungkin ada cara untuk mempercepat pertumbuhan tulang pada orang-orang yang membutuhkannya,' katanya.

Bentuk kepalanya lonjong memanjang
Bentuk kepalanya lonjong memanjang (Mail Online)

Dia menambahkan gennya mirip dengan orang Chili Chilote India, dan dari kondisi kerangka diperoleh kesimpulan bahwa dia hidup tidak lebih dari 40 tahun yang lalu.

"Ini benar-benar kisah tragedi manusia, dimana seorang wanita memiliki bayi yang cacat, diawetkan dan kemudian dibenci atau dijual sebagai artefak yang aneh. Semoga dia beristirahat dalam damai,' ulasnya.

Baca:

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved