Warga Tolak Rencana Penutupan Jalan Daendles
Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP) menolak rencana penutupan Jalan Daendles untuk keperluan pembangunan bandara.
Penulis: Rizki Halim | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP) menolak rencana penutupan Jalan Daendles untuk keperluan pembangunan bandara.
Mereka menilai penutupan jalan tersebut merugikan warga karena Jalan Daendles merupakan akses utama penduduk dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.
Dengan penutupan jalan tersebut, para warga yang saat ini masih memilih tetap tinggal di daerah tersebut merasa haknya terampas.
Penolakan tersebut disampaikan PWPP-KP dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Walhi Yogyakarta, Kamis(22/3/2018).
Perwakilan warga yang tergabung dalam PWPP-KP, Sutrisno yang juga merupakan warga Glagah mengingkapkan bahwa penutupan jalan akan merugikan dirinya dan beberapa warga yang setiap harinya melewati jalan tersebut.
"Penutupan jalan jelas akan merugikan bagi kami, karena kami setiap harinya memang beraktifitas melewati jalan tersebut," papar Sutrisno.
Rencananya Jalan Daendles sendiri akan mulai ditutup sepenuhnya mulai akhir bulan Maret ini. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/warga-tolak-rencana-penutupan-jalan-daendles_20180322_115142.jpg)