Menguak Isi Prasasti Tlu Ron
Wow! Inilah Pancuran Tempat Raja Balitung Mandi di Timur Candi Kedulan
Pembacaan lengkap isi prasasti Tlu Ron menguak banyak hal kehidupan Mataram Kuno
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
Keberadaan blok-blok batu yang ada takikan, maupun bentuk-bentuk batu yang jelas dibuat manusia, juga cerita lama dan turun temurun. Di bawah permukaan Dusun Segaran, menurut Jumiyanto, ada begitu banyak batuan candi.
"Dulu ya berserakan di mana-mana. Ada yang dipakai pondasi, umpak, dan lain sebagainya. Di dalam tanah saya kira masih banyak. Dari sini (Segaran) sampai Kedulan sana," kata Jumiyanto.
Tribunjogja.com yang sepintas menelusuri perkampungan Dusun Segaran, masih melihat cukup banyak batu kuno berserakan di pekarangan maupun di dekat kaki tembok rumah-rumah warga.
Ada dua buah umpak batu bulat cukup besar, satu blok batu andesit panjang yang sisinya diukir memanjang, dan blok-blok batu bertakik yang teronggok jadi pijakan di depan pintu rumah warga.
Dusun Jongkangan dan Dusun Segaran di sebelah timur Candi Kedulan kini memiliki catatan sejarah baru sebagai titik penting kemunculan Raja Balitung yang mendorong pembangunan bendung untuk kepentingan candi suci penganut Siwa itu.(Tribunjogja.com/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pancuran-raja-balitung-mandi-di-timur-candi-kedulan_1203_20180312_080202.jpg)