Pulau di Jepang Ini Jadi Surganya Pecinta Kucing
Kalau kamu tanya populasi di pulau ini, jangan harap menemukan mayoritas manusia di sini.
TRIBUNJOGJA.COM - Kamu pecinta kucing?
Kalau gitu, liburan selanjutnya kamu harus booking tiket ke Jepang, dan berlibur di pulau yang satu ini.
Pulau Tashirojima adalah salah satu pulau kecil di Prefektur Miyagi.
Kalau kamu tanya populasi di pulau ini, jangan harap menemukan mayoritas manusia di sini.
Karena 'penguasa' pulau ini adalah kucing-kucing lucu yang siap bikin kamu gemes dan sibuk berfoto ria.
Kok bisa ya pulau ini dihuni oleh kucing-kucing dalam jumlah yang banyak?
Ternyata ada sejarah di balik mendominasinya populasi kucing di sini.
Melansir laman Curiosity, manusia mulai mengembangbiakkan kucing di sini pada pertengahan tahun 1700an.
Pada kurun 1700an hingga 1800an, warga Pulau Tashirojima punya mata pencaharian utama sebagai peternak ulat sutera yang merupakan bahan baku kain sutera.
Warga merasa terganggu dengan populasi tikus yang banyak dan sering memangsa ulat sutera.
Maka dari itu, mereka kemudian mulai memelihara kucing untuk menekan jumlah tikus agar tidak mengalami kerugian.
Semakin meningkatnya populasi kucing di pulau ini nggak lantas diikuti dengan meningkatnya populasi manusia.
Populasi manusia mulai menurun dari 1.000 jiwa menjadi kurang dari 100 jiwa.
Dan mayoritas dari 100 jiwa penduduk Pulau Tashirojima ini adalah mereka yang berusia 65 tahun ke atas.
Sekarang, saat para penduduk pulau tidak lagi mengembangkan bisnis sutera, kucing-kucing ini tetap dibiarkan berkembang biak dan menjadi jimat keberuntungan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kucing-kucing-di-pulau-tashirojima_20180309_172643.jpg)