Berita Bantul

16 Ribu Warga Kurang Mampu di Bantul Tereliminasi dari Daftar Bantuan

16 ribu warga kurang mampu di Bantul tereliminasi dari daftar bantuan Pemerintah.

16 Ribu Warga Kurang Mampu di Bantul Tereliminasi dari Daftar Bantuan
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Pertemuan warga dengan Bupati Bantul di pendopo Parasamya, Rabu (07/03/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Paguyuban Dukuh (Pandu) se-Kabupaten Bantul mencatat sedikitnya ada 15 ribu hingga 16 ribu warga kurang mampu di Kabupaten Bantul yang tereliminasi dari daftar bantuan pemerintah.

Hal itu diungkapkan ketua Pandu, Sulistyo saat menyampaikan aspirasi masyarakat kurang mampu di hadapan Bupati Bantul, Drs Suharsono di Pendopo Parasamya, Rabu (07/03/2018).

Menurutnya, data yang kongkret di lapangan adalah saat pembagian bantuan masih berupa beras miskin (Raskin) yakni data sensus penduduk tahun 2010.

Data tersebut diperbaharui pada tahun 2018, namun masih menggunakan kemasan data PDT tahun 2015.

"Penggunaan basis data yang berbeda mengakibatkan banyak warga yang seharusnya layak mendapatkan bantuan akhirnya tereliminasi. Jumlahnya, perpedukuhan bisa sampai 15 sampai 16 warga. Artinya, ada 15 ribu hingga 16 ribu dari total 933 pedukuhan di seluruh Kabupaten Bantul," ujarnya.

Dikatakan Sulistyo, jika kondisi ini tidak segera ditindak lanjuti, ia khawatir akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat.

Apalagi data itu diberlakukan sebagai rujukan dalam bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Program keluarga harapan dinilainya merupakan program yang sangat membantu warga kurang mampu dalam mengakses berbagai kebutuhan.

"Warga terdaftar PKH ini akan mendapat banyak fasilitas. Seperti akses kesehatan balita, kartu Indoensia pintar dan kartu Indoensia sehat. Saya takut, ini membuat kecemburuan sosial di masyarakat," aku dia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved