Mobility Miliki Member Resmi Lebih dari 3000 Anggota

Mobilio Indonesia Community (Mobility) menjadi wadah penggemar Honda Mobilio di Indonesia.

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Komunitas Mobility, saat munas II di Grand Sarila Yogyakarta 17-18 Februari 2018. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Berdiri sejak 1 April 2014, Mobilio Indonesia Community (Mobility) berkumpul dan menjadi satu untuk menyalurkan persamaan dan merekatkan persaudaraan antar pemilik dan pengguna mobil Honda Mobilio.

Berawal dari Jakarta, Mobility kemudian berkembang hingga beberapa regional dalam hitungan bulan.

Tak terkecuali regional Yogyakarta yang berdiri termasuk satu di antara 5 regional awal komunitas ini.

Seiring berkembangnya waktu dan produk Honda Mobilio yang semakin laku diterima masyarakat, beberapa regional berkembang dan tumbuh membentuk komunitas yang sama.

"Alasan memilih Honda Mobilio kebanyakan karena ini produk baru, benar-benar baru dari Honda dan bukan facelift atau produk lanjutan," papar Chandra Satrya Ananda, ketua umum terpilih Mobility 2018-2020.

Ketangguhan dan keawetan mesin Honda yang sudah terbukti bertahun-tahun juga menjadi alasan mayoritas para anggota yang akhirnya kepincut dengan produk Honda Mobilio.

Kualitas yang sudah terbukti, ditambah harga yang bisa dibilang cukup terjangkau dari produk Honda menjadi penyebab tambahan produk keluaran tahun 2014 ini kebanjiran peminat.

Kini, jumlah regional resmi dari komunitas Mobility sudah mencapai lebih dari 40 regional dengan jumlah member resmi hingga 3000 member lebih.

Tak hanya berkumpul saja, namun komunitas ini juga mengadakan berbagai event untuk menunjukkan eksistensi dan kiprahnya kepada orang banyak.

Banyak kegiatan selain untuk internal komunitas diadakan, mulai dari kegiatan ramadan seperti sahur on the road, buka puasa, syawalan hingga kegiatan sosial lainnya.

Selain itu, ada juga kegiatan khusus untuk para member, yakni kopdar yang diadakan hampir satu minggu dua kali dan kegiatan internal lainnya.

Mobilio yang merupakan mobil keluarga rupanya membawa kedekatan keluarga itu ke dalam kegiatan di komunitas.

Wadah dalam Mobility menjadikan komunitas ini menjadi sebuah keluarga baru dari penggemar mobil keluarga.

"Bagi saya pribadi, para member di Mobility itu bisa dibilang seperti keluarga dan saudara, semua apa adanya, nggak ada yang ditutup-tutupin dan nggak ada yang diada-adakan atay dipaksakan," lanjut pria yang juga pembalap mobil drag ini.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved