Ini Pandangan Ahli tentang Kandungan Albothyl yang Viral
Baru-baru ini viral surat edaran BPOM terkait kandungan policresulen. Terindikasi obat tersebut tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.
"Sayangnya, kisah indah kesembuhan sariawan dengan policresulen ini tidak terjadi pada beberapa orang," kata Widya.
"(Itu) karena kerusakan jaringan akibat policresulen tidak bisa mengimbangi pembentukan jaringan sehat," imbuhnya.
Baca: Olahraga Sepulang Kerja, Perhatikan 5 Hal Ini
Dia juga menjelaskan, akibatnya efek dominan yang terjadi adalah matinya jaringan sariawan. Hal ini membuat sariawan justru membesar dan sakit.
Menurut Widya, kasus terkait tidak sembuhnya sariawan dengan policresulen bisa disebabkan oleh banyak faktor.
"(Bisa jadi) sariawan terlalu besar, policresulen diberikan secara terus menerus, tubuh memang sedang tidak mampu untuk membentuk jaringan baru yang sehat, atau memang sariawan tersebut bukan sariawan biasa," katanya.
Meski begitu, Widya kembali menekankan bahwa lebih banyak kerugian dari penggunaan policresulen dibanding manfaatnya.
"Perlu Anda ketahui, tidak ada satu jurnal pun yang menyebut bahwa policresulen sebagai drug of choice untuk sariawan," tegas Widya. (resa eka ayu/kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sariawan-ilustrasi_20180215_192607.jpg)