UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Berikan Pendampingan pada 10 Pemuda

UNESCO Jakarta juga telah melanjutkan kegiatan pendampingan pengembangan usaha kepada komunitas-komunitas anak muda.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
tribunjogja/noristera pawestri
UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia menggelar presentasi proposal bisinis bagi para peserta Youth Creative Competition di Hotel Burza, Jumat (2/2/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia menggelar "Creative Youth Forum" untuk merayakan pencapaian dalam penguatan industri kreatif dan budaya di lndonesia, Rabu (14/2/2018).

Kegiatan yang berlangsung di Gaia Cosmo Hotel ini untuk mendukung pengembangan 10 destinasi wisata unggulan di Indonesia yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di awal tahun 2016.

Selain itu kegiatan ini untuk mempresentasikan pencapaian-pencapaian di tahun pertama program pemberdayaan ekonomi pemuda di sekitar situs warisan Indonesia melalui pengembangan kapasitas dan pariwisata yang berkelanjutan.

"Creative Youth Forum" yang diselenggarakan di Yogyakarta diikuti oleh sebanyak 125 pemuda.

Baca: UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Cari 10 Pemuda Kreatif

Lewat kompetisi ini terpilih 20 pemuda berdasarkan proposal pengembangan usaha yang mereka ajukan yang kemudian akan diseleksi lagi menjadi 10 pemuda.

Sepuluh pemuda terpilih akan menerima hadiah berupa pendampingan pengembangan usaha akan diumumkan secara resmi pada kegiatan "Creative Youth Forum".

Country Head of Corporate Affairs Yayasan Citi Indonesia Elvera N Makki, menuturkan program ini dilakukan untuk meningkatkan pemuda yang tinggal di sekitar situs warisan dunia.

"Tujuannya agar memperoleh pendapatan yang lebih baik yang nantinya akan memampukan mereka berkontribusi pada perekonomian lokal," papar Elvera.

Baca: Kemendikbud Dukung Penuh Program UNESCO

Selain itu UNESCO Jakarta juga telah melanjutkan kegiatan pendampingan pengembangan usaha kepada komunitas-komunitas anak muda.

Diantaranya komunitas yang bekerja di bidang ekonomi kreatif, produk kebudayaan, dan warisan budaya tak benda.

"Melalui kegiatan pelatihan keterampilan dan persiapan wirausaha, anak-anak akan memperoleh keterampilan kompetitif sekaIigus akses kepada informasl dan sumber daya lain yang dapat menuntun kepada kesuksesan ekonomi  yang juga mendukung strategi Presiden Republik Indonesia," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved