Home »

Bisnis

» Mikro

UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Cari 10 Pemuda Kreatif

UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia mengundang para peserta Youth Creative Competition untuk mempresentasikan proposal bisnis.

UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Cari 10 Pemuda Kreatif
tribunjogja/noristera pawestri
UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia menggelar presentasi proposal bisinis bagi para peserta Youth Creative Competition di Hotel Burza, Jumat (2/2/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia mengundang para peserta Youth Creative Competition untuk mempresentasikan proposal bisnis melalui ajang audisi terbuka di Hotel Burza, Jumat (2/2/2018).

Program Pemberdayaan Anak Muda Kreatif Indonesia melalui dukungan Kolaborasi UNESCO dan Citi Indonesia ini guna mendukung upaya peningkatan kesempatan perekonomian anak muda di sekitar situs Warisan Dunia.

Program ini diselenggarakan melalui promosi industri kreatif dan pengembangan produk berbasis budaya di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca: Delivery Datsun CROSS Akan Dimulai pada Maret 2018

Project Officer UNESCO Jakarta Diana Setiawan menuturkan, kompetisi ini salah satu kegiatan pemberdayaan anak muda kreatif yang ada di DIY dan Jawa Tengah.

"Citi Foundation memberikan dana kepada UNESCO Jakarta untuk melakukan program ini dan sudah berjalan selama 12 bulan di empat kota," ujarnya.

Setelah merampungkan survei di DIY dan Jawa Tengah, yaitu di Sleman, Magelang, Klaten, dan Yogyakarta, UNESCO Jakarta melanjutkan kegiatan pendampingan pengembangan usaha kepada komunitas-komunitas anak muda di empat kabupaten tersebut.

Diantaranya komunitas yang bekerja di bidang ekonomi kreatif, produk kebudayaan, dan warisan budaya tak benda.

"Kegiatan cukup bervariasi, untuk Jogjakarta kami menarhetkan 125 pemuda dan mereka harus submit proposal bisnis untuk mengikuti Youth Creative Competition," lanjutnya.

Diana melanjutkan, dari sebanyak 125 peserta ini tidak semuanya mengirimkan proposal dan hanya 20 peserta saja yang mengikuti presentasi pada hari ini.

"Sekarang ini kita seleksi, dari 20 peserta akan diambil 10," papar Diana.

Untuk sampai pada tahap ini, para peserta telah melalui beberapa proses.

Pada bulan Agustus hingga November lalu, UNESCO Jakarta telah memberikan pelatihan pengembangan usaha, pelatihan marketing, promosi dan literasi keuangan.

"Sesudah itu mereka mendapatkan panduan untuk membuat proposal usaha. Mereka mengirimkan proposal November lalu dan akhirnya bulan ini kita mengadakan teknikal review dengan mengundang juri-juri seperti audisi spesial," imbuhnya. (tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help