Dariah, Maestro Lengger Lanang Terakhir itu Telah Tiada
Maestro Lengger Lanang, Dariah meninggal dunia di usianya yang menginjak 97 tahun.
TRIBUNJOGJA.COM - Jagat seni Banyumas tengah diselimuti duka.
Sang seniman legendaris, Dariah (97) telah tutup usia.
Maestro Lengger Lanang itu meninggal pada Senin dini hari (12/2), di rumah duka, Desa Plana Kecamatan Somagede.
Kepergian Dariah membuat keluarga yang ditinggalkan serta para pelaku seni merasa kehilangan.
Dariah yang lahir pada 1921 di Desa Somakaton, Somagede Banyumas itu bernama asli Sadam.
Ia yang terlahir sebagai laki-laki mulai menyukai dunia tari dan menyanyi tembang Jawa sejak remaja.
Demi kesenian yang dicintainya itu, ia memilih melakoni hidupnya menjadi perempuan.
Sebelum meninggal, Dariah merupakan lengger lanang yang masih tersisa.
Ia total menjadi penari lengger hingga menjalani ritual komplit demi kesenian yang dicintainya itu.
Kemaestroan Dariah bukan hanya diakui para seniman, namun juga pemerintah.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberinya anugerah kategori Maestro Seniman Tradisional di tahun 2011.
Lengger lanang adalah seni tradisional kuno Banyumas yang unik, karena penarinya adalah laki-laki yang berdadan layaknya perempuan.
Di usianya yang senja, Dariah tetap tak kehilangan auranya.
Kecantikannya tetap terpancar meski wajahnya sudah dipenuhi garis keriput.
Gerakan tarinya yang luwes dan gemulai saat pentas di panggung selalu menyihir penonton hingga terbuai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/maestro-lengger-lanang-dariah_20180212_194016.jpg)