Fenomena 'Rock Balancing' Ini Lebih Dahsyat Dibandingkan Tumpukan Batu di Cidahu
Kummakivi Balancing Rock merupakan formasi batuan yang menumpuk secara seimbang atau kerap kali disebut rock balancing
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.com - Penemuan puluhan tumpukan batu di aliran Sungai Cibojong, Kampung Cibojong, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, menjadi perbincangan publik beberapa hari belakangan ini.
Kejadian ini sempat dianggap luar biasa, karena ada yang menduga bahwa ini merupakan hasil karya 'sosok gaib'.
Namun kemudian hal ini dipastikan bukan hal gaib, melainkan karya manusia yang disebut dengan rock balancing.
Fenomena serupa bisa ditemui di Finlandia.
Namanya Kummakivi Balancing Rock.
Batu tumpuk yang tercipta secara alami ini tepatnya berada di Kawasan Hutan di Ruokolahti, sebuah kota di wilayah Karelia Selatan, di bagian tenggara Finlandia.
Batu ini terdiri atas dua buah bongkahan batu besar, yang menumpuk dengan batu paling atas dalam posisi stabil dan kokoh.
Sekilas, batu paling atas seolah hendak runtuh, namun ini tidak pernah terjadi sejak kali pertama ditemukan.
Kummakivi atau yang berarti Batu Aneh sudah dinyatakan sebagai benda dilindungi sejak tahun 1962. Yang unik, sebuah pohon pinus juga tumbuh di atas bongkahan batu paling atas sejak 1980.
Menurut kepercayaan penduduk kuno setempat, ada kekuatan supranatural yang ikut andil dalam memasang batu tersebut.
Ini sesuai dengan kisah mitologi Finlandia yang meyakini adanya makhluk raksasa yang memiliki kekuatan fisik di atas kemampuan manusia biasa.
Selain itu, mereka juga yakin bahwa batu ini 'ditunggui' oleh makhluk halus.
Namun para geolog memunyai penjelasan ilmiah bagaimana formasi batu itu terbentuk.
Salah satunya bahwa batu ini kemungkinan terbawa oleh gletsey selama periode glasial terakhir.
Ketika gletser itu mengarah ke utara pada 12000 tahun lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/batu-seimbang_0902_1_20180209_141405.jpg)