Cek Kesiapan Puslatda, KONI DIY Gelar Monev

Sebanyak tiga cabang olahraga (cabor) mendapatkan kesempatan pertama untuk didatangi oleh Pengurus KONI DIY.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
Bidang Media dan Humas KONI DIY
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) guna mengecek persiapan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Level I, Selasa (6/2/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) guna mengecek persiapan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Level I, Selasa (6/2/2018).

Sebanyak tiga cabang olahraga (cabor) mendapatkan kesempatan pertama untuk didatangi oleh Pengurus KONI DIY.

Yakni cabor pencak silat yang berlatih di Gedung Grha Wanabakti Yogyakarta, panahan yang berlatih di Lapangan Panahan Kenari, dan panjat tebing yang sedang menggelar Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Arena Panjat Tebing kompleks Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

“Monev yang kita gelar ini sebagai persiapan dan keseriusan dari Puslatda kita. Apalagi tahun 2018 ini sudah masuk bulan kedua. Harapannya tidak ada kendala yang dialami mereka, baik waktu, tempat latihan, dan sebagainya. Kita kawal dan dampingi supaya optimum,” ujar Ketua I KONI DIY, Djoko Pekik Irianto usai memimpin rombongan Monev bersama Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan Bidang Pendidikan, Pelatihan, & Penataran di kantor KONI DIY.

Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya juga berencana mengumpulkan para pelatih dari berbagai cabor pada Sabtu (10/02/2018) ini.

Dengan tujuan untuk menggali informasi maupun berbagai hal yang menjadi kendala dalam Puslatda sejauh ini.

Hal itu tak lepas dari kondisi cabor, khususnya atlet yang sebagian ternyata masih terkendala soal waktu, dikarenakan status mereka sebagai murid sekolah.

Baca: Triyandi Mulkan Terpilih Menjadi Plt Ketua Umum KONI DIY

Selain itu juga, terdapatnya dua tempat latihan yang berbeda dalam satu cabor, seperti cabor panahan yang melaksanakan latihan di Lapangan Kenari dan Lapangan Kopertis, menurutnya juga kurang baik.

Meskipun cabor ini banyak mempertandingkan nomor perorangan, namun alangkah baiknya juga menggelar latihan bersama, mengingat ada nomor beregu pula.

“Saat ini baru tiga cabor, kami juga merencanakan ke cabor lainnya. Dari pelatih memang ada kendala soal waktu, terutama yang menjalani sekolah lima hari. Rencananya Sabtu (10/02/2018) ini kami undang para pelatih, untuk mengetahui kendala-kendala apa yang dialami selama latihan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Puslatda KONI DIY Level I Tahap 2 Tahun 2018 kini tengah berjalan dan memasuki bulan kedua. Ada sejumlah 52 atlet dan 34 pelatih dari 16 cabor yang tercatat dalam program tersebut.

Baca: Ketum KONI DIY Berpulang, Yogya Kehilangan Sang Bapak Olahraga

Untuk tiga cabor yang dikunjungi seperti panjat tebing, ada Pelatih Agung Etty Hendrawati dan atlet Fitriyani yang kini sedang menjalani program Pelatnas.

Kemudian cabor pencak silat, ada Pelatih Bambang Mujiono dan Ambar Setiawan, berikut dengan tiga anak didik.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved