Lipsus

Terima 'Sedekah' dari Wajib Pajak, Petugas Cek Fisik Akui Uangnya untuk Hidupi Keluarga

Dia juga mengaku tidak menyetor uang hasil cek fisik tersebut pada petugas Samsat lainnya.

Terima 'Sedekah' dari Wajib Pajak, Petugas Cek Fisik Akui Uangnya untuk Hidupi Keluarga
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di Lingkungan Polri (Pengganti PP nomor 50 tahun 2010), cek fisik kendaraan sebenarnya tak dipungut biaya.

Namun dalam praktiknya, banyak warga yang melakukan pengurusan cek fisik masih membayar kepada oknum petugas.

Di Samsat Bantul, sejumlah wajib pajak membayar secara sukarela untuk biaya pengecekan fisik yang dilakukan oleh petugas.

Wajib pajak lantas mengambil formulir dari sebuah meja kecil yang disediakan di tempat cek fisik.

Petugas pengecek fisik kendaraan yang menggesek nomor rangka dan mesin datang membawa keranjang berisi kertas kecil dan formulir hasil cek fisik.

Setelah itu, petugas yang mengenakan kaus lengan panjang dan topi tersebut memenuhi permintaan wajib pajak untuk menggesek nomor rangka dan mesin.

Usai melakukan pekerjaannya, petugas ini tidak memasang tarif untuk cek fisik kendaraan.

Namun, biasanya wajib pajak memberikan uang Rp5 ribu hingga Rp10 ribu sebagai tanda terimakasih.

Bahkan petugas cek fisik di Samsat Bantul menyebut uang dari wajib pajak tersebut sebagai sedekah.

”Sukarela hanya untuk sedekah. Rezeki sudah ada yang mengatur, ” ujar petugas yang namanya sengaja tak dikorankan ini.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved