Ini Pesan Inayah Wahid untuk Generasi Muda 'Zaman Now' Indonesia

Inayah Wahid menuturkan Pancasila itu masih menjadi nilai-nilai bangsa Indonesia hingga saat ini.

Tayang:
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Inayah Wahid saat ditemui usai menjadi pembicara dalam talkshow Pancasila di Zamanku, Sabtu (3/2/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hadir dalam talkshow bertajuk "Pancasila di Zamanku", putri bungsu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wahid, menuturkan Pancasila itu masih menjadi nilai-nilai bangsa Indonesia hingga saat ini.

"Bicara Pancasila, saya jadi ingat almarhum ayah. Gus Dur itu pijakannya kemanusiaan, beliau begitu mencintai Tuhan. Dan membela kemanusiaan adalah pembelaan terhadap Tuhan. Jadi beliau membela masyarakat yang diperlakukan tidak adil," ujarnya, Sabtu (3/2/2018).

Menurutnya, hal tersebut adalah wujud nyata dari penerapan Pancasila yang sesungguhnya, bukan hanya sebatas omongan saja.

Inayah melanjutkan, penerapan nilai-nilai Pancasila ini bisa dilakukan melalui banyak hal.

"Yang paling simple aja, kita ini jangan kayak kemarin yang tiba-tiba sibuk berantem sendiri," lanjutnya.

Ia menuturkan, bangsa ini tidak pernah menyadari kalau hanya sibuk bertengkar sendiri itu sama seperti ketika sedang melubangi kapal di tengah laut.

"Ada kapal gede namanya Indonesia, dan kalau kita berantem terus itu sama kayak kita mbolongin kapalnya, nanti kalau kapal itu bocor, yang kelelep kita sendiri," ujar Inayah.

Inayah menambahkan, anak-anak muda sekarang ini bisa sekolah tinggi, perempuan bisa sekolah dan adanya kebebasan berbicara itu karena adanya Pancasila.

"Kalau kita pakai sistem yang lain belum tentu bisa kayak gitu," paparnya ketika ditemui usai menjadi pembicara talkshow.

Ia melanjutkan, seluruh peserta dapat hadir mengikuti talkshow, dapat tertawa dengan teman-teman satu sama lain, itu semua karena ada Pancasila.

"Jadi sebenarnya nggak usah panjang-panjang ngomongin Pancasila, karena Pancasila bukan buat diomongin tapi dijalanin. Dan mahasiswa punya kekuatan untuk melakukan itu semua," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved