SMAN 2 Bantul Targetkan Raih Adiwiyata Mandiri

Adiwiyata merupakan sekolah yang unggul dalam Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) serta kepedulian sekolah terhadap lingjungan.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: oda
Dokpri
Peringati HUT ke-42, SMAN 2 Bantul menggelar berbagai rangkaian acara. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Peringati HUT ke-42, SMAN 2 Bantul gelar upacara sekaligus pencanangan Adiwiyata Mandiri dengan program unggulan batik warna alami, Kamis (31/1/2018) besok.

Adiwiyata merupakan sekolah yang unggul dalam Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) serta kepedulian sekolah terhadap lingjungan.

Tujuan dari adanya program adiwiyata ini menuju pada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, sehingga semua warga sekolah harus peduli terhadap lingkungan dan berbudaya lingkungan.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bantul, Isdarmoko menuturkan, SMAN 2 Bantul memulai adiwiyata sejak tahun 2014 berhasil meraih Adiwiyata Kabupaten.

Ditahun 2015, SMAN 2 Bantul meraih Adiwiyata Propinsi dan pada tahun 2016 meraih Adiwiyata Nasional.

"Makanya untuk Adiwiyata Nasional itu kita membina minimal 3 sekolah yang berhasil menjadi Adiwiyata Kabupaten. Nantinya dengan berbagai persayatan kita bisa diberi anugerah Adiwiyata Mandiri," ujarnya melalui sambungan telepon.

Beberapa sekolah yang telah dibina SMAN 2 Bantul untuk meraih Adiwiyata Kabupaten diantaranya SMAN 3 bantul, SMAN 1 Bambanglipuro, SMAN 1 Pleret, SMAN 1 Sewon, SMAN 1 Kasihan dan SMAN 1 Pajangan.

"Penghargaan adiwiyata ini diberikan kepada sekolah yang peduli terhadap lingkungan hidup dengan diberikan penghargaan berupa adiwiyata berjenjang mulai dari kabupaten, propinsi, nasional dan mandiri," lanjut Isdarmoko.

Ada 4 komponen sekolah adiwiyata ini yaitu,  kurikukum berbasis lingkungan yang terintergrasi dalam pelajaran yang terdapat muatan tentang lingkungan hidup, kebijakan berbasis pada lingkungan hidup.

Komponen lainnya yaitu kegiatan lingkungan berbasis partisipatif seluruh warga sekolah serta pengelolaan sarana yang ramah lingkungan.

"Dengan siswa punya kepedulian terhadap lingkungan, maka siswa bisa menjaga lingkungan untuk keselamatan, kelestaraian yang bisa diwariskan ke anak cucu," paparnya.

Menurutnya, pencanangan adiwiyata ini sejalan dengan slogan sekolah yaitu "Arif Terhadap Lingkungan, Prestasi Tiada Henti"

"Kami memang mencangakan ini sejalan  dengan sekolah senatiasa meningkatkan prestasi, sampai saat ini SMAN 2 Bantul telah meraih 9 predikat sekolah," tuturnya kepada tribunjogja.com

Adapun 9 predikat yang berhasil diraih SMAN 2 Bantul tersebut diantaranya, sekolah berbasis budaya, sekolah berwawasan gender, sekolah berbudaya literasi, sekolah berbasis riset, sekolah siaga bencana, adiwiyata sekolah dan sekolah model penjaminan mutu.

"Target kami (SMAN 2 Bantul) menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved