Sketcher Makanan Ini Tak Melibatkan Deadline
Soal alat yang ia gunakan untuk menggambar, Imam mengatakan tak harus menggunakan merk ternama dan berharha mahal.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Imam tak memungkiri bahwa dirinya banyak melihat karya-karya ilustrator lain yang baginya lebih bagus.
Namun, Imam memiliki keyakinan bahwa setiap orang memiliki karakter ilustrasi berbeda.
Baca: Menggoreskan Santapan Sederhana dalam Buku Sketsa
"Pede aja, kan nggak ada patokan khusus sketsa harus kayak gimana. Sketcher juga punya gaya masing-masing. Jadi tidak usah minder," kata Imam, Sabtu (20/1/2018).
"Saya juga sambil belajar typografi. Karena memang ingin belajar, praktik sendiri," lanjut Imam.
Soal alat yang ia gunakan untuk menggambar, Imam mengatakan tak harus menggunakan merk ternama dan berharha mahal.
"Dulu saya mulai belajar cat air pakai cat air yang satu set seharga 25 ribu saja," terang Imam.
Baca: Cantik dan Ganteng, Begini Penampilan Raisa dan Hamish Daud Saat Pakai Baju India
"Hasilnya nggak jauh berbeda. Mahal atau tidak itu tidak terlalu ngefek," imbuhnya.
Hal yang paling penting bagi Imam dalam berkarya adalah menikmati proses.
"Banyak yang ngira saya menggambar ini sekali jadi. Padahal tidak selalu. Yang penting saya seneng. Mewarnainya seneng, untuk refreshing," ujarnya.
"Karena saya banyak berkutat dengan gambar digital, bagi saya gambar manual ini untuk refreshing. Menikmati prosesnya, bukan proyek yang melibatkan deadline," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/imam-zakaria-2_20180120_171544.jpg)