Tercatat Belasan Kambing Warga Pakem Mati Dikoyak Taring Anjing Liar
Luka-luka kambing yang dimangsa pun beragam dari mulai menyerang bagian leher hingga menggigit bagian paha kambing.
Penulis: app | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua RW 24, Dusun Cepet, Desa Purwobinangun,Pakem, Suwarso menjelaskan dari Desember lalu hingga Januari ini tercatat ada 14 sampai 15 ekor kambing yang dimangsa anjing liar.
Kambing malang tersebut tersebar di Dusun Cepet, Dusun Pulowatu, Dusun Glondong, Dusun Beneran, hingga Desa Candibinangun.
Kambing milik Suwarso pun tak luput dari segrapan anjing liar tersebut.
Dua kambing miliknya pun terpaksa diikhlaskan untuk dikubur.
"Kambing saya juga kena ada dua. Warga selalu waspada setiap malam," jelas Suwarso di rumahnya, Kamis (18/1/2018).
Luka-luka kambing yang dimangsa pun beragam dari mulai menyerang bagian leher hingga menggigit bagian paha kambing.
Sebagian lagi juga hanya ditinggal begitu saja oleh anjing liar.
Artinya, ada beberapa kambing yang tidak dimangsa habis.
Suwarso pun kurang mengetahui apa alasannya, apakah sengaja dibiarkan atau keburu kepergok warga.
"Kemungkinan yang menghabiskan bisa anjing lainnya lagi," timpalnya.
"Ada yang dimakan habis ada yang cuma digigit lehernya" ucapnya.
Sepanjang Desember lalu, warga pun selalu melakukan antisipasi dengan berjaga secara bergantian di sekitar kandang.
Baru dua hari ini, warga mengundang pemburu gabungan dari Yogyakarta.
Hasilnya satu anjing liar tewas setelah empat peluru dari empat senapan angin berbeda bersarang di tubuh hewan ganas tersebut.
"Perkiraan masih ada empat atau enam anjing liar. Setiap malam juga masih akan berjaga," bebernya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/anjing-liar_20180118_164823.jpg)