Misteri
Misteri Susuk Emas Kecantikan hingga Penglarisan
Sepotong emas itu tiba-tiba hilang masuk ke dalam kening setelah dipersekutukan dengan selembar daun sirih. Menyusul masing-masing satu di kedua
Memang sulit mencari pertanggungjawaban rasionalnya, apalagi tak tersedianya perangkat dan alat ukurnya. Ini mungkin yang membedakan ilmu dan ngelmu.
Susuk memang telah menjadi realitas tersendiri, sesuatu yang hidup dan menjadi bagian dari sistem kebudayaan sebagian masyarakat kita.
Hal ini terbukti dengan para pelanggan yang mendatangi tokoh dari Selomartani, Kalasan, tadi "Beragam profesi anak-cucu saya yang minta susuk,” ujarnya sambil menyebut beberapa nama dan pekerjaannya.
Bukan hanya wanita seperti ibu rumah tangga dari Klaten tadi, melainkan juga para artis, penyanyi, pedagang, olahragawan, seniman, pegawai sampai preman dari berbagai daerah.
Hal itu terbukti dari buku tamu yang selalu disimpannya. Di tangan kakek yang tak pernah menentukan tarif pasang ini susuk memang tak terbatas untuk menambah daya pikat wajah, melainkan meluas sampai pada jenis susuk kekebalan atau kekuatan, pengasihan, dan penglaris.
Puluhan tahun berpraktek, dukun "sakti" yang akunya pernah bertapa di G. Cereme ini sudah tak bisa menghitung berapa banyak orang yang telah ia pasangi susuk.
Baca: Konon Bila Menemukan Tanda Ini, Bisa Jadi Warung Makan yang Ramai Ada Jin Penglaris
Dari ratusan atau mungkin ribuan pelanggannya dapat dia bagi beberapa kelompok. Kelompok artis dan WTS biasanya minta susuk daya pikat, kelompok pegawai minta susuk pengasihan agar dikasihi atasan dan cepat naik pangkat atau mendapat kedudukan.
Sementara kelompok preman, copet dan sejenisnya, minta susuk kekebalan atau katosan. Kelompok olahragawan minta susuk kekuatan.
Sedangkan kelompok pedagang, "Biasanya mohon susuk penglarisan," jelas mbah dukun sambil menyebut nama seorang pedagang ayam goreng cukup terkenal di Yogyakarta.
Tempat pemasangan logam mulia itu pun beragam, tergantung profesi pemasang. Pada penyanyi misalnya, susuk dipasang di tenggorokan agar suaranya nyaring.
Untuk pemain sepak bola susuk akan dipasang di telapak kaki, "Selain bisa keras dan tepat kalau menendang bola, juga menambah kecepatan lari," ujar Mbah Soma tak lupa menyebut beberapa nama dari sejumlah kesebelasan profesional maupun amatir.
Ada susuk sebesar jarum pentul, runcing kedua ujungnya. Ada pula susuk tulang menjangan sebesar peniti yang terbungkus kain putih.
Konon,bentuk susuk terakhir ini membuat pemakainya punya katosan. Barang siapa menggembol jimat tersebut konon kebal senjata tajam.
Ditinjau dari operasionalnya, benda mistis sebesar jarum jahit, runcing di kedua ujungnya itu ada dua macam, susuk mandek (stasioner) dan susuk mlaku (mobile).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/susuk-emas_1_20180118_072734.jpg)