Bus Limbersa Terperosok di Bantul, Penumpang Saling Terhimpit di Dashboard

Sebagian alami luka berupa lecet bagian sikut dan lengan. Ada dua penumpang yang luka sedikit parah diduga tulang tangan retak.

Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Terjadi kecelakaan bus pariwisata Limbersa (BG 7350 T) terjadi di ruas Jalan Siluk - Panggang Desa Lanteng, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Selasa (2/1/2018) sore sekitar pukul 14.30 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Posisi Bus Pariwisata Limbersa BG 7350 T usai terperosok jurang terjadi di ruas Jalan Siluk - Panggang Desa Lanteng, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Selasa (2/1/2018) sore sekitar pukul 14.30 menukik.

Posisi kepala bus berada di bawah dan badan bus miring.

"Untung posisinya menukik, jadi badan bus tertahan di tanah, padahal masih ada jurang di bawahnya," kata Ponimin, warga Kajor Wetan, Selopamioro, Imogiri, Bantul.

Ponimin adalah seorang saksi di luar penumpang bus yang saat kejadian sedang menggarap ladangnya.

Ponimin mengatakan, ia adalah orang pertama yang berada di lokasi sesaat setelah bus terperosok ke jurang.

"Belum ada siapa-siapa, saya langsung menghampiri lokasi bus setelah mendengar suara brak, terdengar pula suara pohon yang patah (jati dan jambu)," katanya.

Ponimin melihat sebagian penumpang sudah berada di luar saat tiba di lokasi.

Beberapa tampak terhimpit dengan penumpang lainnya dengan posisi badan tertumpuk di bagian dashboard (sekitar kemudi sopir).

Kaca depan bus sudah pecah sementara kaca samping sebagian masih utuh.

"Saya gemetar lihat penumpang saling terhimpit, takut banyak korban, suara riuh ketika itu, banyak yang teriak minta tolong, saya langsung jalan ke bawah meminta bantuan warga kampung, lalu saya kembali ke lokasi bus, perlahan banyak yang datang dari warga dan pengendara lain," kata Ponimin.

Ponimin mengaku lega, ketika satu per satu penumpang keluar dari bus.

Ia melihat penumpang rata-rata dalam kondisi baik.

Sebagian alami luka berupa lecet bagian sikut dan lengan.

Sepengetahuannya, ada dua penumpang yang luka sedikit parah diduga tulang tangan retak.

Bahu membahu, Ponimin beserta warga dan pengendara yang berhenti di lokasi membawa para penumpang ke pinggir jalan.

Tak berapa lama, beberapa mobil ambulans datang mengevakuasi mereka.

"Saya juga sempat bantu, sempat gendong penumpang juga," kata Ponimin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved